TRIBUNMANADO.CO.ID - Manado memang unik.
Ada kampung Cina, kampung Arab hingga kampung Argentina.
Yang terakhir ini lagi ngetop di tengah perhelatan Piala Dunia 2026.
Ternyata muncul lagi pesaing kampung Argentina.
Namanya kampung Brazil.
Kampung Brazil ternyata adalah sebutan untuk kampung warna-warni di Kelurahan Sindulang Satu, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Kampung warna-warni adalah salah satu objek wisata terkenal di Manado.
Posisinya di atas bukit yang berhadapan dengan Jembatan Sukarno Manado.
Tulisan Welcome To Manado serta warna-warni di sekitarnya menarik perhatian warga, termasuk turis asing yang tengah dalam perjalanan pulang dari Bunaken.
Ternyata kampung Brazil hanya sebutan orang luar untuk kampung tersebut.
Memang tradisi kampung warna warni berasal dari Brazil.
Yang paling terkenal adalah proyek Favelas di Rio de Janeiro.
Nah, latar belakang itu, ditambah beberapa bendera Brazil yang berkibar di sana membuat kampung itu disebut kampung Brazil selama Piala Dunia.
Syafrudin, salah satu warga tersenyum dengan sebutan itu.
"Yah mungkin karena ada beberapa bendera Brazil," kata dia kepada Tribunmanado.co.id kala dijumpai di rumahnya di kampung warna-warni, Jumat (3/7/2026) siang.
Rumah Syafrudin berada di belakang tulisan Welcome to Manado.
Suhu sangat panas.
Saat itu ia bertelanjang dada dan mengenakan celana jeans pendek.
Sambutannya hangat dan bersahabat.
Ia menuturkan, suasana Piala Dunia di kampung tersebut sama saja dengan kampung lainnya di Manado.
Ada kemeriahan saat nonton bareng yang digelar saban hari.
"Biasa saja di sini, paling ada nobar," kata dia.
Mengenai fans, kata dia, terbanyak di kampung tersebut justru adalah Jerman dan Argentina.
Sementara Brazil hanya sedikit.
"Paling banyak Jerman," katanya.
Perkataan itu dikonfirmasi lewat banyaknya bendera Jerman terpasang di kampung tersebut.
Ini nampak dari arah pasar Bersehati.
Bahkan bendera itu masih terpasang beberapa hari setelah Jerman tersisih.
Pantas saja euforia Piala Dunia di sana agak redup dibanding kampung lainnya.
Karena Jerman sudah tersisih.
Manuel Neuer dan kawan kawan dikalahkan Paraguay dalam adu penalti di babak 32 besar.
(TribunManado.co.id/Art)
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK