TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Manajemen Bandara Supadio Pontianak terus berupaya meningkatkan kenyamanan penumpang melalui penataan serta pemeliharaan sejumlah fasilitas di kawasan bandara.
General Manager (GM) Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Supadio Pontianak, Maya Damayanti, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan terbaik bagi seluruh pengguna jasa.
Ia menjelaskan, sejumlah pekerjaan yang dilakukan bukan merupakan rehabilitasi berskala besar, melainkan kegiatan pemeliharaan rutin agar fasilitas bandara tetap terawat, lebih rapi, bersih, dan nyaman digunakan.
"Memang bukan rehab skala besar, tetapi maintenance agar kondisi bandara semakin rapi. Kami juga terus memperhatikan aspek kebersihan, ketertiban, kenyamanan, serta alur pergerakan penumpang agar semakin baik," ujar Maya.
Baca juga: Perkuat Sinergi Media, Tribun Pontianak dan Angkasa Pura Supadio Gelar Silaturahmi
Menurutnya, kenyamanan penumpang menjadi prioritas utama dalam setiap peningkatan layanan yang dilakukan pengelola bandara.
Ia juga berharap berbagai upaya tersebut dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para pengguna jasa penerbangan.
"Mudah-mudahan masyarakat dapat terus merasakan perbedaannya sehingga pengguna jasa bandara semakin nyaman saat berada di Bandara Supadio," ujarnya.
Maya turut menyampaikan apresiasi kepada media yang selama ini berperan dalam membantu penyebarluasan informasi terkait perkembangan layanan di Bandara Supadio.
Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus berlanjut demi mendorong kemajuan daerah, khususnya di kawasan Bandara Supadio.
Pesawat Scoot Airlines rute langsung Singapura–Pontianak resmi mendarat untuk pertama kalinya di Bandara Internasional Supadio, Kabupaten Kubu Raya, pada Senin, 29 Juni 2026.
Kedatangan penerbangan perdana ini menandai dibukanya rute internasional langsung yang menghubungkan Kalimantan Barat dengan Singapura.
Pembukaan rute internasional perdana Scoot Airlines tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas Kalimantan Barat dengan jaringan penerbangan global.
Selain mempermudah mobilitas masyarakat, kehadiran rute Singapura–Pontianak juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, investasi, serta membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih luas.
Tersedianya akses penerbangan langsung ke Singapura, Kalimantan Barat kini memiliki pintu gerbang internasional yang dapat meningkatkan daya saing daerah sekaligus memperluas akses menuju berbagai destinasi di kawasan Asia melalui jaringan penerbangan Scoot