TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Satu per satu sampah di pesisir pantai dipungut tim gabungan Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, Jumat 3 Juli 2026.
Sedikitnya ada sekitar 5 karung sampah yang berhasil dikumpulkan yang didominasi sampah plastik.
Selama pelaksanaan, warga pesisir dan pedagang juga diberikan edukasi untuk tidak membuang sampah ke laut dan melakukan pemilahan secara mandiri.
Hal ini sesuai dengan implementasi kebijakan pembatasan sampah organik ke TPA Peh mulai 1 Juli 2026 kemarin.
Baca juga: Spontan Cabut Tabung Gas Saat Sepeda Motor Terbakar, Penjual Bakso di Jimbaran Gagalkan Ledakan
"Serangkaian Jumat bersih dan program Indonesia ASRI yang jadi kegiatan rutin," kata Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma saat dikonfirmasi, Jumat 3 Juli 2026.
Dia menjelaskan, kegiatan yang melibatkan berbagai instansi termasuk unsur Pelabuhan Gilimanuk ini menyisir pesisir pantai.
Total ada sekitar 5 karung sampah yang berhasil dikumpulkan.
Diduga sampah tersebut berasal dari oknum yang sengaja membuang sembarang karena saat ini sudah diminta memilah sampah dari rumah.
Baca juga: Mengusung Tema Atma Kerthi, Festival Seni Bali Jani VIII 2026 Rambah Ranah Nasional
"Didominasi botol plastik bekas dan residu yang kita temukan," sebutnya.
Menurutnya, selain pembersihan, hal penting yang dilaksanakan adalah sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat khususnya warga pesisir dan pedagang terkait pengelolaan sampah di rumah tangga.
Mereka ditegaskan agar tidak membuang sampah ke laut, namun mengelolanya misal dengan pemilahan sampah.
Baca juga: Pendaftaran Jalur Domisili SMA/SMK Negeri di Bali Resmi Berakhir, Diikuti 16.559 Peserta
Apalagi saat ini TPA Peh sudah tidak menerima sampah organik per 1 Juli 2026 kemarin.
"Yang kami tekankan adalah edukasi ke masyarakat untuk mengelola sampahnya,”
“Mulai dari memilah organik dengan plastik maupun residu. Sehingga nantinya sampah yang dikirim ke TPS3R misalnya hanya plastik dan residu, sementara organik dikelola lewat Teba modern maupun Teba tradisional atau kompas bag," tandasnya. (*)