TRIBUNNEWSMAKER.COM - Aksi pencurian sepeda motor kembali meresahkan warga Kota Pekalongan.
Motor Honda Scoopy merah bernomor polisi G 3801 AS dilaporkan raib di depan PlayStation Idaman, Kebahan, Banyurip, Pekalongan Selatan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 25 Juni 2026, sekitar pukul 02.00 WIB saat situasi di sekitar lokasi relatif sepi.
Korban awalnya memarkirkan sepeda motornya seperti biasa sebelum beraktivitas.
Namun, hanya berselang beberapa saat, kendaraan kesayangannya mendadak menghilang tanpa jejak.
Kepanikan pun langsung menyelimuti korban ketika menyadari motornya sudah tidak lagi berada di lokasi parkir.
Belakangan diketahui, kunci remote motor masih tertinggal di bagian dasbor saat kejadian berlangsung.
Kondisi itu diduga dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya dengan cepat.
Harapan menemukan petunjuk akhirnya muncul setelah korban bersama warga memeriksa kamera pengawas di sekitar lokasi.
Rekaman CCTV memperlihatkan detik-detik dugaan aksi pencurian tersebut dan berhasil menangkap sosok yang diduga sebagai pelaku.
Video itu kini telah diamankan sebagai salah satu barang bukti untuk membantu proses penyelidikan.
Berbekal informasi yang diperoleh, korban kemudian mendatangi rumah keluarga terduga pelaku guna mencari kejelasan.
Baca juga: Diduga Melaju Kencang, Motor Bonceng Tiga Terjun ke Sungai di Kajen Pekalongan, Evakuasi Dramatis
Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil karena orang yang dicurigai sudah tidak berada di rumah.
Hingga kini keberadaan terduga pelaku masih belum diketahui dan masih dalam pencarian.
Korban berharap kendaraan miliknya dapat segera ditemukan dalam kondisi utuh.
Baca juga: Motor Dipinjam Tak Pernah Kembali! Pemilik Honda Vario di Pekalongan Cemas Takut Dijual & Digadaikan
Laporan resmi juga telah disampaikan kepada pihak kepolisian agar kasus tersebut segera ditangani.
Polisi kini terus mengumpulkan keterangan saksi dan mempelajari rekaman CCTV untuk mengungkap identitas pelaku.
Warga sekitar pun diimbau meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan, terutama pada malam hingga dini hari.
Penggunaan kunci pengaman tambahan juga dinilai penting untuk meminimalkan risiko pencurian.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa kelengahan sekecil apa pun dapat dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya
(Tribunnewsmaker.com/ Listusista)