Pengertian Literasi dan Numerasi serta Perbedaannya, Berikut Contoh dan Penerapannya di Sekolah
Lisma Noviani July 03, 2026 04:01 PM

TRIBUNSUMSEL.COM – Istilah literasi dan numerasi semakin sering terdengar di dunia pendidikan. Keduanya menjadi bagian penting dalam proses belajar siswa, bahkan menjadi salah satu indikator keberhasilan pembelajaran di sekolah.

Namun, masih banyak orang tua maupun siswa yang menganggap literasi hanya berarti "pandai membaca", sedangkan numerasi identik dengan "pandai berhitung". Padahal, makna keduanya jauh lebih luas.

Lalu, apa sebenarnya pengertian dan perbedaan literasi dan numerasi? Berikut penjelasannya.

Pengertian Literasi

Literasi adalah kemampuan seseorang untuk memahami, mengolah, mengevaluasi, dan menggunakan informasi yang diperoleh dari bacaan, gambar, simbol, maupun informasi yang disampaikan secara lisan.

Dengan kata lain, literasi bukan sekadar bisa membaca huruf atau kalimat, tetapi juga mampu memahami isi informasi dan menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh Literasi di Sekolah

Beberapa kegiatan literasi yang sering dilakukan siswa antara lain:

  • Membaca cerita, artikel, atau teks pelajaran, kemudian menjawab pertanyaan sesuai isi bacaan.
  • Memahami instruksi yang tertulis pada lembar kerja, soal ujian, atau tugas proyek.
  • Menulis kembali isi bacaan menggunakan kalimat sendiri.
  • Menceritakan kembali isi sebuah cerita di depan kelas.
  • Memahami informasi yang terdapat pada poster, brosur, atau infografis.
  • Menentukan makna kata atau pesan yang terkandung dalam sebuah bacaan.

Contoh sederhana:

Intinya, literasi berfokus pada kemampuan memahami informasi dan makna.

Pengertian Numerasi

Numerasi adalah kemampuan menggunakan angka, data, simbol matematika, dan logika untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

Numerasi bukan berarti harus mahir mengerjakan soal matematika yang sulit. Yang lebih penting adalah mampu menggunakan konsep matematika dalam situasi nyata.

Contoh Numerasi di Sekolah

Berikut beberapa contoh kegiatan numerasi:

  • Menghitung jumlah uang yang harus dibayar di kantin sekolah.
  • Menghitung selisih nilai ulangan.
  • Membaca tabel, diagram, atau grafik sederhana.
  • Membandingkan berat, panjang, luas, atau volume suatu benda.
  • Menentukan pilihan berdasarkan data yang tersedia.
  • Menyelesaikan soal cerita menggunakan operasi hitung.
  • Menarik kesimpulan berdasarkan hasil pengamatan atau pengukuran.

Contoh sederhana:

Di kantin sekolah, seorang siswa membeli nasi seharga Rp12.000 dan teh seharga Rp5.000. Ia membayar dengan uang Rp20.000. Siswa tersebut harus menghitung berapa uang kembalian yang diterima.

Kegiatan ini merupakan contoh numerasi karena menggunakan kemampuan berhitung untuk menyelesaikan persoalan sehari-hari.

Intinya, numerasi berfokus pada penggunaan angka, data, dan logika dalam mengambil keputusan.

Perbedaan Literasi dan Numerasi

Walaupun saling berkaitan, literasi dan numerasi memiliki fokus yang berbeda.

Literasi  

  • Berkaitan dengan memahami informasi    
  • Fokus pada membaca, menulis, menyimak, dan memahami    
  • Menjawab pertanyaan "Apa maksud informasi ini?"    
  • Mengolah informasi dari teks atau gambar  

Numerasi

  • Berkaitan dengan menggunakan angka dan data
  • Fokus pada menghitung, menganalisis data, dan berpikir logis
  • Menjawab pertanyaan "Bagaimana menghitung atau mengambil keputusan?"
  • Mengolah informasi berbentuk angka, tabel, diagram, atau grafik

Sebagai contoh, seorang siswa mungkin sangat lancar membaca cerita dan memahami isi bacaan. Namun, ia belum tentu mampu menghitung persentase atau membaca grafik dengan benar. Sebaliknya, ada siswa yang cepat memahami angka, tetapi masih kesulitan menangkap isi bacaan.

Artinya, literasi dan numerasi adalah dua kemampuan yang berbeda, tetapi sama-sama penting.

Literasi dan Numerasi Sering Digunakan Bersamaan

Dalam kegiatan belajar, literasi dan numerasi hampir selalu berjalan berdampingan.

1. Soal Cerita Matematika

Seorang siswa membaca soal:

"Di perpustakaan terdapat 120 buku. Sebanyak 35 buku dipinjam siswa. Berapa buku yang masih tersedia?"

Untuk menjawab soal tersebut, siswa harus:

Memahami isi soal terlebih dahulu (literasi).
Menentukan operasi hitung yang tepat, yaitu pengurangan (numerasi).

2. Proyek Lingkungan

Guru meminta siswa mengamati jumlah sampah plastik yang ditemukan di sekolah selama satu minggu.

Siswa kemudian:

Membaca petunjuk kegiatan (literasi).
Menghitung jumlah sampah setiap hari (numerasi).
Membuat grafik hasil pengamatan (numerasi).
Menjelaskan hasil pengamatan dalam bentuk laporan (literasi).

3. Data Kehadiran Siswa

Guru menampilkan data kehadiran kelas.

Siswa diminta:

Membaca tabel kehadiran (literasi).
Menghitung persentase kehadiran setiap siswa (numerasi).
Menjelaskan hasil perhitungan tersebut (literasi).
Mengapa Literasi dan Numerasi Penting?

Kemampuan literasi dan numerasi tidak hanya dibutuhkan saat belajar di sekolah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Literasi Membantu Seseorang untuk:

Numerasi Membantu Seseorang untuk:

Mengatur keuangan.
Menghitung diskon saat berbelanja.
Membaca tagihan listrik atau air.
Memahami grafik cuaca, hasil survei, atau data kesehatan.
Mengambil keputusan berdasarkan angka dan data.

Dengan demikian Literasi dan numerasi merupakan dua keterampilan dasar yang harus dimiliki setiap siswa.

Literasi adalah kemampuan memahami dan menggunakan informasi, sedangkan numerasi adalah kemampuan menggunakan angka, data, dan logika untuk menyelesaikan masalah.

Keduanya saling melengkapi. Seorang siswa tidak cukup hanya pandai membaca atau hanya mahir berhitung. Ia juga harus mampu memahami informasi sekaligus mengolah data untuk mengambil keputusan yang tepat.

Dengan kemampuan literasi dan numerasi yang baik, siswa akan lebih siap menghadapi tantangan pendidikan, dunia kerja, dan kehidupan sehari-hari di era digital.

Demikian penjelasan Pengertian Literasi dan Numerasi serta Perbedaannya,  Berikut Contoh dan Penerapannya di Sekolah. (lis/berbagai sumber)

Baca juga: 15 Prompt AI Hari Bank Indonesia 2026 untuk Spanduk, Banner, Poster hingga Twibbon Dirayakan 5 Juli

Baca juga: Perbedaan Arti Audzubillah dan Naudzubillahi Lengkap Kapan Waktu yang Tengkap Penggunaannya

Baca juga: Hadis tentang Menzalimi Diri Sendiri Lengkap Doanya, Berikut Contoh Sikap yang Harus Dihindari

Baca juga: Makna Hadits Malla Yarham La Yurham, Siapa yang tidak Menyayangi tidak Akan Disayangi

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.