Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi | Subulussalam
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Aceh mengalami kenaikan.
Harga tersebut berlaku sampai pekan ke-3 Juli 2026, untuk pekebun petani mitra plasma dan mitra swadaya di Aceh, yang terbagi dalam dua wilayah.
Yakni masing-masing wilayah Timur dan Barat Aceh.
Informasi harga TBS kelapa sawit tersebut disampaikan Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Aceh, Ir Netap Ginting kepada Serambinews.com, Jumat (3/7/2026).
Harga TBS sawit di wilayah Timur usia 10-20 tahun, sebesar Rp 3.622 per kilogram.
Baca juga: Harga TBS Sawit di Nagan Raya Pekan Ini Bertahan, Cek Harga Beli di 8 PMKS
Naik Rp 125 per kilogram, dari periode sebelumnya Rp 3.537 per kilogram.
Sedangkan sawit usia 10-20 tahun di wilayah Barat Rp 3.533 per kilogram.
Naik Rp 57 per kilogram, dari periode sebelumnya Rp 3.476 per kilogram.
Adapun harga rata-rata crude palm oil (CPO) pada periode ini sebesar Rp 15.293,32 per kilogram.
Naik dari sebelumnya Rp 15.136,16 per kilogram.
Sementara untuk harga kernel atau inti kelapa sawit Rp 12.693,51 per kilogram.
Baca juga: Mahasiswa Minta Distanbun Aceh Digitalisasi Harga TBS Sawit di Seluruh Pabrik secara Real-Time
Berikut rincian harga TBS kelapa sawit di Aceh:
Harga sawit pekebun mitra plasma per kilogram
Wilayah Timur
Wilayah Barat
Harga sawit pekebun mitra swadaya per kilogram
Wilayah Timur
Wilayah Barat
Sementara itu, indeks K untuk wilayah Timur 90,56 persen.
Sedangkan indeks K wilayah Barat 88,33 persen.
Indeks K adalah faktor kinerja yang digunakan dalam penentuan harga TBS kelapa sawit.(*)