TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG -Pemkab Tana Tidung menyatakan kesiapan mendukung program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui rencana pembangunan sekolah terintegrasi yang menggabungkan jenjang SD, SMP hingga SMA dalam satu kawasan.
Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali, mengatakan Pemkab Tana Tidung telah menyiapkan lahan seluas 20 hektare sebagai bentuk komitmen mendukung pembangunan Sekolah Unggulan tersebut.
Menurutnya, sekolah terintegrasi menjadi salah satu program yang tengah didorong pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
"Kita berencana membangun Sekolah Unggulan yang merupakan program Kementerian Pendidikan atau sekolah terintegrasi namanya," ujar Ibrahim Ali, Jumat (3/7/2026).
Baca juga: Sekolah Garuda dan Harapan Baru Pendidikan Indonesia
Ia menjelaskan, dalam waktu dekat Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) dijadwalkan melakukan kunjungan ke Kabupaten Tana Tidung untuk membahas rencana tersebut.
Tentunya Pemkab Tana Tidung akan menyambut baik sekaligus merespons program tersebut agar dapat segera direalisasikan.
"Jadi SD, SMP, SMA nanti Balai Mutu Pendidikan insya Allah akan bersilaturahmi dengan kita dan kita akan merespons itu," katanya.
Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Tana Tidung telah menyiapkan lahan seluas 20 hektare yang diperuntukkan bagi pembangunan kawasan sekolah terintegrasi.
Menurut Ibrahim Ali kesiapan lahan menjadi salah satu keunggulan yang dimiliki Kabupaten Tana Tidung dibandingkan daerah lain.
"Kita juga akan menyiapkan lahan 20 hektare untuk pembangunan sekolah terintegrasi ini," ucapnya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak mengalami kendala dalam penyediaan lahan karena masih memiliki aset yang luas dengan status kepemilikan yang jelas.
Baca juga: Wagub Kaltara Pastikan Pembangunan Sekolah Unggulan Garuda Terus Dikebut, Material tak Lagi Kendala
"Kalau bicara kesiapan lahan, Insya Allah Pemerintah Kabupaten Tana Tidung siap karena kita punya lahan yang cukup luas, clean and clear, kemudian posisinya strategis, tidak ada masalah dan semua sudah menjadi aset Pemerintah Kabupaten Tana Tidung seluas 404 hektare," pungkasnya.
Melalui kesiapan tersebut, Pemkab Tana Tidung berharap program pembangunan sekolah terintegrasi dapat segera terealisasi sehingga mampu memperkuat pemerataan akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Tana Tidung.
(*)
Penulis : Rismayanti