Laporan wartawan Tribun Sumsel, Edison Bastari
TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Sopir truk tronton pengangkut mesin genset untuk kebutuhan rig pengeboran dilaporkan ditahan warga Kelurahan Gunung Kemala Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih, Jumat (3/7/2026) pagi.
Sopir diketahui bernama Hendri yang merupakan warga Palembang itu diamankan warga setelah kendaraan alat berat yang dikemudikannya diduga menabrak sejumlah kabel jaringan Wifi milik warga hingga terputus.
Warga yang kesal meminta pertanggungjawaban namun yang bersangkutan tidak mau mengganti dengan alasan menunggu pihak perusahaan.
Akibat insiden tersebut, sedikitnya tiga rumah warga mengalami gangguan layanan internet setelah kabel jaringan Wifi yang melintang di kawasan permukiman putus diduga tersangkut kendaraan tersebut.
Hendri menyatakan dirinya tidak mengetahui adanya kabel dengan ketinggian rendah di jalur tersebut.
"Saya hanya menjalankan tugas mengantarkan muatan sesuai petunjuk yang diterimanya, tidak tau kabel yang rendah dapat tersangkut kendaraan," lanjutnya.
Baca juga: Meriahnya Karnaval Gear Ultima 2026 Yamaha Thamrin,Hadirkan Festival Keluarga di Citimall Prabumulih
Secara terpisah, Humas PDSI Angga kepada wartawan membenarkan telah menerima informasi mengenai kejadian tersebut dan telah menyampaikan informasi itu kepada pihak-pihak terkait.
Informasi berhasil dihimpun Tribun Sumsel, kendaraan yang dibawa Hendri tersebut merupakan milik Toni, pemilik PT Cahaya Mulya Lestari (CML), yang mengangkut mesin genset untuk kebutuhan rig.
Muatan itu rencananya akan dikirim menuju lokasi sumur bor di wilayah Kelurahan Gunung Kemala Kecamatan Prabumulih Barat.
Sayangnya, Toni, pemilik PT Cahaya Mulya Lestari (CML) ketika dihubungi melalui handphone tidak mengangkat dan menjawab panggilan.
Begitupun ketika dikirimi pesan konfirmasi melalui WhatsApp hingga pukul 15.48 WIB belum memberikan respon.
Sementara itu, belum ada keterangan dari pihak kepolisian terkait persoalan tersebut.
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com