Pertalite Eceran Langka, Warga Bengkalis Ramai Antre di SPBU
Muhammad Ridho July 03, 2026 07:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Antrean pembelian bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bengkalis hampir setiap hari hampir dalam beberapa pekan terakhir mengalami kepadatan.

Kondisi ini terjadi karena sejumlah kios eceran penjualan pertalite di Bengkalis mengalami kekosongan.

Masyarakat Bengkalis yang biasa membeli Pertalite di kios eceran saat ini mulai beralih mengisi minyak langsung di SPBU.

Kepadatan antrean pengisian BBM di SPBU sering terjadi di sore hari saat BBM baru masuk di SPBU.

Kepadatan antrean satu diantaranya terjadi di SPBU Jalan Bantan Bengkalis.

Kondisi SPBU yang tidak begitu besar membuat pembeli Pertalite haru mengantre di luar SPBU dan memakan badan jalan.

Jumat (3/7) sore antrean kendaraan roda dua sudah mengular beberapa meter di badan jalan. Candra satu diantara warga Bengkalis yang ikut di antrean SPBU tersebut mengaku sudah sekitar satu jam menunggu.

"Saya ngantre tadi sekitar pukul 14.15 WIB tadi, waktu masuk antrean SPBU belum buka. SPBU baru buka sekitar pukul 15.00 WIB lewat, ini sudah satu jam setelah buka  belim masuk juga dalam SPBU," ungkapnya.

Candra mengaku sebenarnya lebih sering membeli pertalite eceran dari pada langsung di SPBU. Meskipun harganya lebih mahal perliternya tapi dulu lebih gampang dapatnya.

"Kalau eceran Rp 12 ribu sampai Rp 13 ribu perliter, depan rumah langsung ada yang jual. Makanya lebih sering beli eceran," ungkap warga Rimba Sekampung Ini.

Namun beberapa pekan terakhir untuk pertalite sangat susah didapat di tingkat pengecer. Tadi saja pihaknya sudah keliling tapi semuanya kosong.

"Yang banyak tersedia hanya pertamax saja. Makanya sekarang lebih memilih beli langsung di SPBU," jelasnya.

Baca juga: Bengkalis Optimis Bisa Raih Juara Umum, Tunggu Pengumuman Penutupan MTQ Riau 2026

Candra mengaku tidak tahu juga penyebab pengecer tidak mendapat pertalite. Padahal masyarakat Bengkalis lebih terbiasa membeli eceran.

Hal yang sama diungkap Wati warga Desa Senggoro kecamatan Bengkalis. Menurut dia, beberapa pekan terakhir pertalite di tingkat pengecer memang sulit di dapat.

"Hampir semua eceran sering kosong pertalite. Kita memang biasa beli di eceran sekarang harus beli di SPBU," terang Wati.

Wati mengaku meskipun rumahnya tidak jauh dari SPBU pihaknya memang lebih sering membeli di eceran. Karena dulu lebih senang didapat meskipun selisih harga sekitar seribu sampai dua ribu rupiah perliter.

"Baru minggu minggu ini aja kita beli di SPBU karena eceran banyak kosong. Warga lain juga gitu makanya sekarang antre cukup ramai di SPBU," ungkap Wati.

Sementara itu Ujang pengelola SPBU Jalan Bantan mengakui beberapa pekan terakhir pembeli cukup ramai mengantre dari sebelumnya.

"Beberapa pekan ini ramai, antrean malah kita siang belum buka mereka sudah antre di luar SPBU," jelasnya.

Untuk pasokan pertalite dari Pertamina di SPBU miliknya masih normal. Setiap hari BBM jenis Pertalite masuk sebanyak 3 mobil tanki atau sekitar 15 Kilo liter (KL) pertalite.

"Kalau pasokan masih seperti biasa 3 Mobil hari ini masuk Pertalite. Memang masyarakat yang antre yang bertambah dari biasanya," tandasnya.

( Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.