TRIBUNNEWS.COM - Di balik kegagalan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026, Jurgen Klopp menjadi salah satu sosok yang justru mendapatkan berkah tersembunyi.
Ya, Jurgen Klopp dilaporkan telah membuka diri untuk mengisi pos jabatan pelatih Jerman, menggantikan Julian Nagelsmann.
Momen pahit tersingkirnya Jerman di babak 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Paraguay, seakan menjadi pukulan telak bagi negara tersebut.
Tren kegagalan demi kegagalan yang dirasakan Jerman sebagai salah satu negara tersukses Piala Dunia dengan koleksi empat gelar, memang menjadi pukulan telak bagi negara tersebut.
Begitulah Piala Dunia 2026, salah seorang Football Enthusiast, Agung Iqbal Ramadan telah mengatakan bahwa status favorit tidak memberikan jaminan bagi tim tersebut bakal melaju jauh.
"Kalau sudah di fase gugur beberapa negara besar ini di atas kertas akan diunggulkan dari negara-negara lain. Namun balik lagi, kalau sepak bola memang murni didesain untuk olahraga, sepak bola itu kan bulat. Sehebat apapun sebuah negara atau seorang pelatih di atas lapangan bukan hanya taktikal saja," terang Agung dalam podcast SUPER TAKTIK berjudul "Babak Baru Piala Dunia 2026: Raksasa Eropa Saling Jegal, Argentina Mulus? di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah pada Minggu (28/6/2026) malam.
"Taktikal diperlukan seperti rumus matematika dan lain sebagainya, tapi di sepak bola ada satu hal yang memang yang jarang kita bicarakan, yaitu dewi fortuna," tambahnya.
Tak bisa dipungkiri, kegagalan itu membuat masa depan Nagelsmann sebagai pelatih Jerman di ujung tanduk.
Meski ia sempat berujar tak akan mundur, namun kabar terbaru menyebutkan kebersamaan Nagelsmann bersama Jerman akhirnya tamat, setelah dirinya mengumumkan perpisahan dengan Der Panzer.
Baca juga: Julian Nagelsmann Mundur usai Jerman Tersingkir di Piala Dunia 2026, Jurgen Klopp Jadi Kandidat Kuat
Lewat laman resmi DFB, Nagelsmann mengutarakan salam perpisahannya setelah gagal membawa Jerman melaju jauh di Piala Dunia 2026.
"Dalam beberapa hari terakhir sejak tim kami tersingkir, saya telah banyak berpikir dan berdiskusi dengan orang terpercaya di lingkungan pribadi saya serta federasi," kata Nagelsmann dalam ucapan perpisahannya.
"Keputusan ini sama sekali tidak mudah bagi saya, karena tujuan utama saya melatih tim ini adalah menghadirkan kesuksesan,"
"Setelah kekecewaan berat seperti ini, tim ini berhak mendapatkan kesempatan untuk memulai awal yang baru tanpa beban,"
"Saya ingin berterima kasih kepada tim pelatih saya, staff dan semua orang di federasi yang telah mendukung kami,"
"Terutama juga untuk para pemain yang telah bekerjasama dengan penuh rasa percaya,"
"Terima kasih juga saya tunjukkan khusus kepada para penggemar, anda semua telah menopang kami, mempercayai kami dan memberi kami energi, terutama di masa sulit,"
"Dari lubuk hati yang terdalam, saya sangat menyesal dan terluka karena mengecewakan kalian, kalian seharusnya mendapatkan sesuatu yang jauh lebih baik," tambahnya.
Dalam rilisnya tersebut, DFB juga mengonfirmasi kepergian Nagelsmann diikuti dua assistennya, Benjamin Gluck dan Benjamin Hubner.
Dengan kepergian Nagelsmann, otomatis kursi kepelatihan Timnas Jerman kosong.
Menariknya, banyak laporan terbaru yang menginformasikan bahwa kekosongan kursi jabatan tersebut bakal segera terisi.
Dan nama Jurgen Klopp menjadi salah satu kandidat terkuat yang difavoritkan bakal mengisi pos jabatan sebagai pelatih Jerman.
"Klopp sekarang telah masuk tahap negosiasi dengan DFB, dengan mengisyaratkan kesediannya menggantikan Nagelsmann (sebagai pelatih Jerman)," tulis laporan terbaru Telegraph.
"Klopp cukup terbuka untuk mengambil alih Jerman, karena ia ingin merasakan pengalaman melatih di Piala Dunia," tambahnya.
Jurnalis kenamaan Italia, Fabrizio Romano pun baru saja menginformasikan bahwa ada potensi Jurgen Klopp menjadi pelatih baru Jerman, menggantikan posisi Nagelsmann.
"Jurgen Klopp telah menerima tawaran untuk mengambil alih posisi sebagai pelatih baru Timnas Jerman," tulis Fabrizio Romano lewat media sosial pribadinya.
"Rincian kontrak sedang dikonfirmasi sebelum kesepakatan penuh, tetapi Klopp telah menerima peran tersebut dan menginginkan kepindahannya,"
"Klopp telah membuka pintu seperti yang diungkapkan dua hari yang lalu, dia siap untuk menyetujui detail akhir, kemudian menandatangani kontrak untuk menggantikan Nagelsmann," tambahnya.
Ketertarikan Klopp untuk melatih Jerman yang merupakan negara kelahirannya memang tidak bisa disangkal.
Setelah meraih kesuksesan besar bersama Borussia Dortmund hingga Liverpool di level klub, sensasi pengalaman melatih tim nasional jelas menjadi tantangan menarik yang ingin dirasakan Klopp.
Sejak terakhir kali memutuskan mundur dari jabatannya sebagai pelatih Liverpool tahun 2024 lalu, Klopp diketahui tidak lagi menjabat sebagai pelatih alias rehat.
Kini, setelah dua tahun rehat, Klopp berpotensi besar comeback, dengan cara yang luar biasa yakni melatih Timnas Jerman.
(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)