SURYA.CO.ID, SURABAYA - Persebaya Surabaya memastikan gelandang serba bisa Mikael Alfredo Tata tetap menjadi bagian skuad untuk Super League 2026/2027.
Informasi ini dikonfirmasi melalui akun resmi klub, Kamis (2/7/2026) yang menampilkan video aksi Tata dengan pesan,“Tak kenal lelah dalam setiap pergerakan. Mikael hadir dengan aksi-aksi yang membantu menjaga ritme permainan.”
Untuk diketahui, Mikael Tata, pemain kelahiran Serui, Papua, resmi memperpanjang kontraknya bersama Persebaya.
Musim lalu, ia mencatatkan 14 pertandingan, 1 gol, dan 1 assist dengan total 438 menit bermain.
Meski menit bermainnya terbatas, kontribusinya dianggap penting dalam menjaga ritme permainan tim.
Manajemen menilai Tata sebagai pemain dengan etos kerja tinggi dan fleksibilitas di lini tengah.
Keputusan mempertahankannya menjadi bagian dari strategi menjaga kontinuitas tim di tengah perombakan besar yang dilakukan Persebaya.
Direktur Operasional Persebaya, Candra Wahyudi, sebelumnya menegaskan bahwa evaluasi dilakukan menyeluruh.
“Semuanya kita evaluasi dan memang seiring dengan cita-cita kita dan target kita yang lebih besar tahun ini semuanya kita perbaiki,” ujarnya.
Baca juga: Respons Bonek Persebaya Belum Umumkan Pemain Asing Baru untuk Musim 2026/2027
Persebaya melakukan perombakan besar setelah melepas sembilan pemain, termasuk Andhika Ramadhani, Bruno Paraiba, Gustavo Fernandes, Milos Raickovic, Mihailo Perovic, dan Pedro Matos. Keputusan ini membuka ruang bagi wajah baru untuk masuk.
Sebagai pengganti, Persebaya mendatangkan lima pemain lokal anyar: Reza Arya, Syahrul Lasinari, Dicky Kurniawan, Ricky Pratama, dan Yusuf Meilana. Selain itu, striker Timnas Indonesia Ramadhan Sananta juga resmi bergabung, menambah ketajaman lini depan.
Pelatih Bernardo Tavares menilai kombinasi pemain lama dan baru akan menciptakan keseimbangan tim. Pilar utama seperti Francisco Rivera, Jefferson Silva, Malik Risaldi, dan Ernando Ari tetap dipertahankan dengan kontrak panjang.
Dengan bertahannya Mikael Tata, Persebaya memiliki kedalaman di lini tengah yang lebih baik.
Tata bisa menjadi opsi rotasi sekaligus penghubung permainan, terutama saat tim membutuhkan intensitas tinggi di lapangan.
Baca juga: Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru demi Ambisi Besar di Musim 2026-2027
Persebaya juga sudah menyiapkan agenda uji coba melawan PSIS Semarang pada 19 Juli 2026.
Laga ini akan menjadi ajang penting untuk menilai adaptasi pemain baru dan kontribusi pemain lama seperti Mikael Tata.
Pelatih PSIS, Widodo Cahyono Putro, menyebut laga kontra Persebaya bukan sekadar uji teknis, melainkan juga untuk melihat mentalitas pemain.
“Yang ingin saya lihat nanti mentality pemain, mentalnya di situ,” tegasnya.
Bagi Persebaya, laga ini menjadi kesempatan untuk menguji ketajaman Sananta di lini depan, sekaligus menilai kontribusi pemain baru seperti Dicky Kurniawan yang kembali ke klub setelah berkarier di luar Surabaya.