Hyundai Optimis Pasar Otomotif Indonesia Masih Menjanjikan, Siapkan Mobil Listrik 7-Seater
Seno Tri Sulistiyono July 03, 2026 07:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penjualan mobil nasional mulai menunjukkan tren pemulihan. Berdasarkan data penjualan wholesales, penjualan mobil periode Januari-Mei 2026 mencapai 359.015 unit atau tumbuh 12,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Meski demikian, pasar otomotif nasional masih berada di bawah level sebelum pandemi, sehingga pelaku industri tetap mencermati laju pemulihan permintaan.

Chief Operating Officer (COO) PT Hyundai Motors Indonesia Fransiscus Soerjopranoto.menilai, prospek pasar otomotif Indonesia masih sangat menjanjikan.

Baca juga: Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Terbit, Hyundai Pilih Tunggu Kebijakan Pemerintah

Menurutnya, potensi pasar domestik masih besar dan didukung kapasitas produksi nasional yang belum dimanfaatkan secara optimal.

"Oh iya pastinya. Saya sampaikan bahwa Indonesia sendiri sudah pernah angkanya (penjualan) di 1 juta unit secara pasar atau market. Sekarang baru sekitar 780.000 unit sampai dengan 800.000. Kemudian kemampuan produksi kita ada di angka 2,5 juta. Jadi kemampuan produksi itu kita bisa pakai.dan kita juga bisa melakukan penjualan domestik tapi juga untuk penjualan ekspor," tutur Frans kepada Wartawan ditemui di Hyundai N Experience, SCBD, Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (2/7/2026).

Di segmen kendaraan listrik, Hyundai juga optimistis mampu mempertahankan daya saing di tengah ketatnya persaingan dengan merek-merek asal China yang semakin agresif memasuki pasar Indonesia.

Frans mengakui kehadiran produsen kendaraan listrik asal China membuat posisi Hyundai semakin kompetitif di tengah persaingan yang mulai ketat.

Akan tetapi, ia memastikan Hyundai memiliki keunggulan sebagai pelopor kendaraan listrik di Indonesia dan akan terus menghadirkan model baru sesuai kebutuhan konsumen.

"Jadi kalau kita lihat 2025, 2024 dengan masuknya mobil-mobil Chinese EV, seakan-akan Hyundai turun posisinya gitu ya, berkompetisi dengan kendaraan-kendaraan Chinese atau Chinese OEM. Tapi kan jangan lupa bahwa Hyundai itu adalah pemain awal atau first mover di dalam pasar listrik di Indonesia. Jadi Hyundai pastinya akan terus memperkenalkan produk-produk baru," ucapnya.

Menurut Hyundai, karakter konsumen Indonesia yang menyukai mobil keluarga berkapasitas tujuh penumpang menjadi peluang besar untuk memperluas pasar kendaraan listrik di dalam negeri.

Dengan strategi tersebut, perusahaan berharap dapat memperkuat posisinya di tengah persaingan industri otomotif yang semakin ketat.

"Balik lagi, Indonesia karakteristik customer-nya adalah 7-seater family car. Jadi kita akan memperkenalkan EV yang 7-seater," ungkap Frans.
 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.