SURYA.CO.ID - Tabiat asli Taufik Hidayat (30), tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan sadis terhadap YTR (29), di daerah Kabupaten Bandung, Jawa Barat sedikit demi sedikit terbongkar.
Selain melakukan tindakan biadab yang membuat korbannya mengalami kebutaan, Taufik diduga terlibat dalam aksi kriminal lain berupa pencurian ponsel.
Fakta mengejutkan ini terungkap dari keterangan pihak penginapan D'Java Residence di Jatinangor, Kabupaten Sumedang.
Sebelum tertangkap polisi, Taufik ternyata sempat berkencan dengan wanita lain di hotel tersebut dan diduga membawa kabur telepon genggam milik teman kencannya itu.
Pemilik hotel D'Java Residence, Sany Ferdiyansyah, mengungkapkan bahwa aksi Taufik terendus setelah korban (teman kencan pelaku) melaporkan kehilangan ponsel.
Kepada Sany, wanita tersebut bercerita bahwa Taufik memintanya menyimpan ponsel di dalam jok motor sebelum masuk ke kamar.
"Korban cerita, sebelum masuk kamar handphone disuruh simpan di bagasi motor dengan alasan tidak boleh membawa handphone," ujar Sany menirukan pengakuan korban saat ditemui pada Kamis (2/7/2026).
Saat itulah, korban melihat kejanggalan di dalam bagasi motor Yamaha NMax yang dikendarai pelaku. Di balik jok tersebut, terdapat tumpukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang jumlahnya cukup banyak.
"Menurut cerita korban, di bagasi itu banyak KTP. Saya sendiri tidak tahu itu KTP siapa. Yang saya tahu, saat check-in pelaku mengambil salah satu KTP dari dalam jok motor untuk digunakan sebagai identitas," lanjut Sany.
Hingga kini, asal-usul tumpukan identitas tersebut masih menjadi misteri. Sany menegaskan pihaknya hanya mendapatkan informasi tersebut dari korban yang merasa ditipu oleh Taufik.
Tak hanya diduga melakukan pencurian, Taufik juga dikenal arogan.
Berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan karyawan hotel bernama Alam Firmansah, pelaku sempat menunjukkan sikap menantang saat berinteraksi dengan staf penginapan.
Taufik bahkan sempat sesumbar memiliki koneksi dengan pihak kepolisian untuk mengintimidasi orang lain.
"Sempat bilang ke karyawan, 'Saudara saya di Polda loh bos, apa mau saya telepon'," kata Sany menirukan ucapan congkak Taufik.
Baca juga: Ini Alasan YTR Tak Kabur Meski Disekap dan Dianiaya Taufik Hidayat, Penasaran Hotman Paris Terjawab
Aksi Taufik yang asyik berkencan dan diduga mencuri ponsel ini dilakukan di tengah penderitaan hebat yang dialami YTR.
Akibat tindakan Taufik, YTR sampai dirawat intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung mengalami luka permanen.
Kepalanya dilaporkan bernanah, bibirnya rusak, bahkan ia harus kehilangan penglihatan alias buta akibat siksaan tersebut.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan, membenarkan bahwa Taufik sempat terpantau menginap di hotel kawasan Jatinangor saat masih dalam pelarian setelah mengantar YTR ke rumah sakit.
Setelah sempat berpindah-pindah, jajaran kepolisian bergerak cepat dan berhasil menciduk pria berumur 30 tahun tersebut pada Selasa (23/6/2026) di kawasan Ciparay, Kabupaten Bandung.