TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago meninjau stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Kompleks Pergudangan Bulog Pulo Brayan Darat I, Medan, Jumat (3/7/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan stok pangan sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan dan stabilitas pasokan nasional.
Dalam kunjungan itu, Djamari didampingi Sekretaris Kemenko Polkam, para deputi, dan staf khusus. Rombongan disambut Wakil Direktur Utama Perum Bulog Marga Taufiq bersama Pemimpin Wilayah Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto dan jajaran manajemen.
Rombongan meninjau langsung area penyimpanan Cadangan Beras Pemerintah sekaligus melihat sistem pengelolaan pergudangan yang dijalankan Bulog.
Di Kompleks Pergudangan Bulog Pulo Brayan Darat I saat ini tersimpan sebanyak 7.529 ton beras dan 54.000 liter minyak goreng sebagai bagian dari persediaan komoditas pangan yang dikelola Bulog.
Menko Polkam Djamari Chaniago mengatakan ketahanan pangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ketahanan nasional. Menurutnya, pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah harus dilakukan secara profesional, akuntabel, dan didukung sinergi yang kuat antarkementerian maupun lembaga.
“Ketersediaan pangan yang terjaga akan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas nasional. Saya mengapresiasi kesiapan BULOG dalam mengelola Cadangan Beras Pemerintah. Sinergi yang telah terbangun harus terus diperkuat agar pemerintah selalu memiliki kesiapan dalam menghadapi berbagai dinamika pangan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Direktur Utama Perum Bulog Marga Taufiq menegaskan Bulog terus memastikan pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah dilakukan sesuai standar operasional agar kualitas, kuantitas, dan kesiapan stok tetap terjaga.
Menurutnya, kunjungan kerja tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah dan Bulog dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
“BULOG berkomitmen menjalankan setiap penugasan pemerintah dengan memastikan ketersediaan, kualitas, dan keamanan Cadangan Beras Pemerintah, sehingga masyarakat dapat memperoleh kepastian atas ketersediaan pangan di seluruh wilayah Indonesia,” kata Marga.
Di tingkat daerah, Pemimpin Wilayah Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto memastikan stok pangan di Sumatera Utara berada dalam kondisi aman.
Ia menyebutkan, total stok beras yang dikelola Bulog di Sumatera Utara saat ini mencapai 44.780 ton, jumlah yang diperkirakan cukup memenuhi kebutuhan masyarakat selama tujuh bulan ke depan.
“Stok beras di Sumut 44.780 ton, dan itu cukup untuk kebutuhan tujuh bulan ke depan. Masyarakat tidak perlu khawatir,” tegas Budi.
Melalui kunjungan tersebut, pemerintah dan Bulog berharap koordinasi dalam pelaksanaan penugasan di bidang pangan semakin kuat. Bulog juga menegaskan akan terus memperkuat tata kelola pergudangan serta menjaga kualitas Cadangan Beras Pemerintah guna mendukung stabilitas pangan nasional.
(cr26/tribun-medan.com)