TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Sosok wanita yang terekam CCTV sedang check ini dengan Taufik Hidayat di sebuah penginapan akhirnya terungkap.
Wanita itu merupakan korban pencurian yang dilakukan oleh Taufik, tersangka penganiayaan dan penyekapan wanita di Bandung, Yuvita Tri Rezeki alias YTR.
Pada rekaman CCTV yang beredar di media sosial, Taufik Hidayat terlihat memasuki penginapan pada tanggal 4 Maret 2026.
Ia mengenakan celana jins, jaket hitam, masker, sepatu, dan helm hitam.
Taufik Hidayat masuk ke bagian receptionist sambil mengeluarkan KTP dari dompet.
Saat petugas penginapan menyiapkan kamar, Taufik Hidayat terlihat ke arah parkiran kemudian memanggil seseorang.
Terdengar Taufik seperti memanggil seseorang itu dengan sebutan 'yank'.
Tak lama kemudian seorang wanita berambut panjang, baju merah, dan celana jins panjang masuk.
Wanita itu lalu mengikuti langkah Taufik yang lebih dulu masuk ke arah kamar.
Kemudian pada rekaman CCTV lainnya, tampak Taufik keluar kamar tanpa mengenakan helm dan masker.
Terdengar seorang petugas mengatakan kalau Taufik belum melakukan pembayaran.
Taufik pun bersikeras kalau dirinya sudah membayar dengan cara cash.
Rupanya saat check in itu, Taufik Hidayat beberapa kali keluar masuk kamar.
Menurut pemilik Hotel D'Java Residence di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Sany Ferdiansyah, Taufik sempat bolak-balik sebelum akhirnya kabur.
Menurut Sany, Taufik Hidayat bahkan membawa kabur ponsel milik wanita yang check in dengannya itu.
Sany mengatakan informasi tersebut diperolehnya langsung dari korban perempuan yang merupakan teman kencan Taufik, saat melaporkan telepon genggamnya dibawa kabur.
"Korban cerita, sebelum masuk kamar handphone disuruh simpan di bagasi motor dengan alasan tidak boleh membawa handphone," kata Sany kepada Tribun Jabar di Jatinangor, Kamis (2/7/2026).
Baca juga: Pesan Ayah Taufik Hidayat untuk Wanita yang Bibirnya Dihancurkan, Sakit Hati Didik Anak Jadi Sadis
Saat membuka bagasi sepeda motor, lanjut Sany menirukan keterangan korban, perempuan itu melihat terdapat sejumlah KTP di dalam jok motor.
Baca juga: Taufik Hidayat Peragakan 21 Adegan Penyiksaan YTR, Polda Jabar Fokus pada Tiga TKP Utama
"Menurut cerita korban, di bagasi itu banyak KTP. Saya sendiri tidak tahu itu KTP siapa. Yang saya tahu, saat check-in pelaku mengambil salah satu KTP dari dalam jok motor untuk digunakan sebagai identitas," ujarnya.
Sany menegaskan, dirinya tidak dapat memastikan asal-usul maupun kepemilikan kartu identitas yang disebut korban berada di dalam bagasi motor tersebut.
"Saya enggak tahu itu KTP milik siapa. Informasi itu saya dapat dari korban," katanya.
Kemudian, kata Sany, di rekaman CCTV Taifik terlihat keluar sambil membawa helm dan menaruhnya di sepeda motor. Setelah kembali ke kamar, ia kembali turun dan sempat terlibat percakapan dengan karyawan penginapan.
"Sempat bilang ke karyawan, 'Saudara saya di Polda loh bos, apa mau saya telepon'," ujar Sany menirukan ucapan Taufik.
Selain itu, Sany mengungkapkan rekaman CCTV memperlihatkan pelaku beberapa kali keluar masuk kamar sebelum akhirnya meninggalkan hotel menggunakan sepeda motor Yamaha NMax dan diduga membawa kabur telepon genggam korban.
Rekaman CCTV tersebut kemudian kembali diperiksa setelah kasus penyekapan YTR viral. Dari hasil pencocokan, pihak hotel meyakini pria yang terekam kamera pengawas merupakan Taufik Hidayat.
Baca juga: Taufik Hidayat Selingkuh Saat Sekap dan Siksa Wanita di Bandung, Dibawa ke Hotel Lalu Ditipu
Sebelumnya, karyawan hotel D'Java Residence bernama Alam Firmansah juga mengungkapkan bahwa Taufik sempat menginap di lokasi tersebut bersama perempuan lain pada Rabu malam (4/3/2026). Saat itu, perempuan tersebut dilaporkan kehilangan telepon genggam yang diduga dibawa kabur oleh Taufik.
Diduga wanita itu baru pertama kali berkencan dengan Taufik Hidayat.
https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t