Laporan Wartawan TribunJatim.com, Mohammad Romadoni
TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) menghasilkan 10 rekomendasi strategis yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat sebagai masukan dalam penyusunan kebijakan nasional.
Forum yang diikuti pemerintah kota se-Indonesia tersebut berlangsung di Kota Medan pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026 dengan mengusung tema "Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat".
Wakil Ketua Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial Dewan Pengurus APEKSI, Ika Puspitasari mengatakan hasil Rakernas APEKSI ini akan dibawa ke pemerintah pusat sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan arah kebijakan di masa mendatang.
"Rekomendasi ini lahir dari kebutuhan nyata yang dihadapi pemerintah kota. Kami berharap hasil Rakernas bisa menjadi bahan pertimbangan pemerintah pusat, dalam menyusun kebijakan semakin mendukung daerah terutama pelayanan masyarakat," ujar Ika Puspitasari sekaligus Wali Kota Mojokerto, Jumat (3/7/2026).
Baca juga: Pulihkan Rumah Korban Kebakaran, Warga Kota Mojokerto Terima Bantuan Rp15 Juta
Adapun 10 rekomendasi yang dihasilkan dalam Rakernas XVIII APEKSI meliputi:
1. Penguatan fiskal daerah
2. Penataan kebijakan ASN dan PPPK
3. Penguatan tata kelola program strategis nasional
4. Percepatan pembangunan infrastruktur
5. Transformasi digital pemerintahan
6. Penguatan ketahanan lingkungan
7. Pengembangan ekonomi lokal
8. Penataan ruang dan kerja sama antar daerah
9. Penguatan kepastian hukum
10. Pelibatan generasi muda dalam pembangunan kota berkelanjutan
Baca juga: Viral Dosen Lulusan S3 Australia Digaji Rp2,6 Juta, UNAIR Bongkar Penghasilan Cenuk Widiayastrisna
Ning Ita sapaan Wali Kota Mojokerto, menyebut, forum APEKSI dapat memperkuat kolaborasi lintas daerah terutama pemerintah kota dengan pemerintah pusat demi terwujudnya ekonomi lokal dan meningkatkan kualitas pelayanan publik setempat.
"Melalui APEKSI, semangat kolaborasi harus terus diperkuat karena kota tangguh bukan hanya memiliki pembangunan fisik yang baik, mampu memberikan pelayanan publik berkualitas, menjaga lingkungan, menggerakkan ekonomi lokal serta meningkatkan kesejahteraan warganya," pungkas Ning Ita Wali Kota 2 Periode tersebut.
Untuk diketahui APEKSI 2026 bertajuk "Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat" yang dimulai dengan sidang utama, forum Youth City Changers dan Kepala Bappeda.
Kemudian, Forum Lingkungan Hidup, Komunikasi Digital, pangan, bisnis serta investasi, karnaval budaya nusantara dan Indonesia City Expo ditutup dengan hasil pembahasan ditetapkan melalui sidang pleno