Transformasi Klempang Sari Paser, dari Desa Mangrove Menuju Destinasi Unggulan Nasional
Budi Susilo July 04, 2026 07:19 AM

 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Desa Wisata Klempang Sari Lati Tuo, Kabupaten Paser, berhasil meraih predikat Juara Lomba Desa Wisata Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026.

Prestasi ini mengantarkan desa berbasis ekowisata mangrove tersebut menjadi wakil Kalimantan Timur (Kaltim) di ajang Lomba Desa Wisata Tingkat Nasional.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser, Khairuddin, menyampaikan bahwa capaian yang diraih menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Paser sekaligus amanah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan desa wisata.

"Kami bersyukur atas penetapan Desa Wisata Klempang Sari sebagai juara desa tingkat provinsi. Capain ini merupakan hasil kerja keras, kolaborasi, dan semangat gotong royong masyarakat, Pokdarwis, pemerintah desa, kabupaten, provinsi serta seluruh mitra yang mendukung pengembangan desa wisata," terang Khairuddin, Jumat (3/7/2026) di Paser, Kalimantan Timur.

Ia menegaskan bahwa kemenangan tersebut bukanlah akhir dari perjalanan pengembangan desa wisata.

Baca juga: Kampung Batu Majang Mahulu Andalkan Kearifan Lokal dalam Kelola Desa Wisata

"Justru, desa wisata Klempang Sari kini memiliki tanggung jawab lebih besar untuk berbenah sebelum menghadapi kompetisi di tingkat nasional," tambahnya.

Berdasarkan hasil evaluasi tim juri, masih terdapat sejumlah aspek yang perlu diperkuat di Desa Wisata Klempang Sari.

Aspek tersebut meliputi tata kelola kelembagaan, transformasi digital, perluasan kemitraan, dokumentasi dampak ekonomi bagi masyarakat, serta pengelolaan destinasi berbasis data.

"Rekomendasi ini menjadi catatan penting bagi kami. Seluruh hasil evaluasi akan menjadi dasar pembenahan agar pengelolaan Desa Wisata Klempang Sari semakin profesional, berkualitas, dan berkelanjutan," ulas Khairuddin.

Disporapar bersama Pemerintah Desa Klempang Sari dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) berkomitmen memperkuat berbagai aspek pengembangan desa wisata.

Upaya itu meliputi pelestarian ekosistem mangrove sebagai identitas utama desa, peningkatan kualitas pelayanan wisata, pengembangan produk wisata inovatif, serta pemberdayaan masyarakat.

"Kami berkeinginan pengembangan desa wisata ini tidak hanya meningkatkan daya tarik wisata, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan secara berkelanjutan bagi masyarakat setempat," harapnya.

Baca juga: Wagub Seno Aji Ajak Semua Pihak Gotong Royong Majukan Desa Wisata di Kaltim

Menghadapi Lomba Desa Wisata Tingkat Nasional, Khairuddin mengakui persaingan yang dihadapi akan semakin ketat.

Kendati demikian, pihaknya tetap optimistis Desa Wisata Klempang Sari mampu bersaing dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan.

"Kami akan terus melakukan pembenahan di berbagai sektor agar potensi terbaik Desa Wisata Klempang Sari dapat ditampilkan pada tingkat nasional," tegasnya.

Khairuddin berharap Desa Wisata Klempang Sari mampu membawa nama baik Kabupaten Paser dan Provinsi Kalimantan Timur di ajang nasional.

Selain itu, Ia juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser, dewan juri, seluruh pemangku kepentingan, serta masyarakat yang telah berkontribusi dalam pengembangan Desa Wisata Klempang Sari.

"Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi sehingga Desa Wisata Klempang Sari dapat berkembang sebagai destinasi ekowisata unggulan yang berdaya saing di tingkat nasional," pungkas Khairuddin. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.