Cristiano Ronaldo dikabarkan akan menutup perjalanan legendarisnya bersama tim nasional Portugal setelah berakhirnya turnamen Piala Dunia kali ini. Kakak sang kapten Portugal mengonfirmasi secara terbuka bahwa penyerang berusia 41 tahun itu tidak memiliki rencana untuk melanjutkan karier internasionalnya yang memecahkan rekor hingga Euro 2028.
Karier internasional ikonik yang berakhir
Pernyataan mengejutkan mengguncang kamp Portugal setelah muncul klaim bahwa Ronaldo sedang menjalani turnamen internasional terakhirnya. Penyerang veteran tersebut baru saja mencatatkan sejarah sebagai pemain berusia 41 tahun pertama yang tampil di babak gugur Piala Dunia, dan ia juga mencetak gol pertamanya di fase tersebut melalui eksekusi penalti saat kemenangan dramatis 2-1 atas Kroasia. Namun, pengakuan dari keluarganya sendiri mengindikasikan bahwa sang kapten akan benar-benar menutup babak karier internasionalnya setelah turnamen ini berakhir.
Sumber internal mengonfirmasi perpisahan
Berbicara kepada Sport TV setibanya di Toronto untuk memberikan dukungan kepada sang adik, Katia Aveiro menyatakan bahwa ia memiliki informasi terpercaya mengenai rencana masa depan sang penyerang. Meski tekanan dalam turnamen begitu besar, ia menegaskan bahwa penyerang Al-Nassr itu tetap tenang dan fokus dalam persiapan menuju penampilan terakhirnya di pentas internasional.
Katia berkata: "Hal yang paling penting adalah menikmati lebih dari 20 tahun perjalanan yang telah kami alami. Saya merasa sangat bangga. Saya berada di Qatar, dan sekarang saya berada di sini. Ini adalah sumber kebanggaan yang luar biasa. Saya yakin, kami akan tersenyum pada akhirnya."
"Ronaldo percaya diri, bahkan lebih tenang dibanding kami. Saya merasakan energi positif dan keyakinan darinya. Bagi kami para penggemar, hal itu memberikan rasa nyaman. Kami bisa mempercayainya. Spanyol di babak 16 besar? Siapapun lawannya, kami harus siap untuk menghadapi mereka," tambahnya.
Saat ditanya apakah sang penyerang veteran masih mungkin tampil di Euro 2028, Katia memberikan jawaban tegas berdasarkan informasi yang ia miliki. Ia menambahkan: "Dari informasi yang saya dapat, kalian bisa mulai mengucapkan selamat tinggal. Bukan hari ini, tapi saya percaya ini adalah perpisahan. Saya berbicara tentang tim nasional. Dari sumber yang terpercaya, Piala Dunia ini adalah 'tarian terakhir'."
Keluarga abaikan kritik dari luar
Kapten Portugal tersebut kerap menghadapi sorotan tajam terkait performanya dan ketahanan kariernya di level internasional selama turnamen ini. Namun, keluarganya tetap tegas membela, menegaskan bahwa pencapaiannya selama dua dekade terakhir jauh melampaui kritik negatif yang sering diarahkan kepadanya.
Katia melanjutkan: "Bagi orang yang cerdas, siapapun yang mencintai sepak bola harus mencintai Ronaldo. Mereka yang tidak melakukannya adalah pihak yang rugi. Dia telah menembus batas selama lebih dari 20 tahun. Lihat di mana keluarga Aveiro sekarang dan dari mana kami berasal. Penderitaan yang dialami ibu saya... apakah kalian pikir kritik akan mengganggu kebahagiaan kami? Tidak akan pernah!"
Raksasa Eropa bersiap menghadapi ujian besar
Portugal akan menghadapi ujian sesungguhnya terhadap ambisi juara mereka ketika bertemu juara Eropa Spanyol dalam laga besar babak 16 besar pada hari Senin. Setelah lolos dengan susah payah berkat gol kemenangan Goncalo Ramos di masa tambahan waktu melawan Kroasia, skuad asuhan Roberto Martinez harus segera meningkatkan performa mereka.
Dengan adanya konfirmasi publik mengenai rencana pensiun internasional Ronaldo yang semakin dekat, skuad Portugal tentu akan berjuang keras untuk memperpanjang perjalanan terakhir sang kapten di turnamen ini.