Argentina Berdarah-darah Lawan Tanjung Verde, Scaloni: Kata Mereka Bagan Kami Mudah
Zulfikar Pamungkas July 04, 2026 11:33 AM

RAUL ARBOLEDA / AFP
Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, membungkam nyinyiran yang menyebut timnya ada di bagan mudah Piala Dunia 2026.

BOLASPORT.COM - Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, membungkam nyinyiran yang menyebut timnya berada dalam bagan mudah usai menyingkirkan Tanjung Verde di 32 besar Piala Dunia 2026.

Melawan wakil Afrika tersebut, Timnas Argentina harus berdarah-darah untuk melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Bertanding di Stadion Miami, Amerika Serikat, La Albiceleste hanya mampu menang tipis 3-2 lewat extra time, Sabtu (4/7/2026) pagi WIB.

Kemenangan Argentina itu diawali lewat gol sang kapten, Lionel Messi, dengan sontekan kaki kirinya pada menit ke-29.

Kemudian, gawang La Albiceleste harus jebol pada menit ke-59 lewat tembakan Deroy Duarte dari sudut sempit.

Kedudukan 1-1 kemudian memaksa laga berlanjut ke extra time di mana tiga gol tercipta dari kedua tim.

Tiga gol itu datang dari Lautaro Martinez (92’), Sidny Lopes Cabral (103’), dan gol bunuh diri Diney Borges (111’).

Walhasil tiga gol di extra time itu membuat Argentina menang 3-2 dan membawa pasukan Lionel Scaloni melaju ke babak berikutnya.

Pasca-pertandingan, Scaloni mengirim sindiran ke banyak pihak yang mengatakan Tim Tango berada dalam bagan mudah di Piala Dunia 2026.

Menurutnya, perlawanan yang ditunjukkan Tanjung Verde membuktikan jika tak ada bagan mudah di turnamen tersebut.

"Seperti yang sering dikatakan bahwa tidak ada lawan yang mudah. Hari ini mereka membuktikan diri sebagai tim yang hebat," ujarnya, dikutip BolaSport.com dari TyC Sports

"Mereka bilang kami berada di sisi bagan yang lebih mudah. Sekarang mereka sadar bahwa tidak ada pertandingan yang mudah."

"Kami harus bersusah payah. Kami memang layak menang, tetapi lawan membuat segalanya menjadi sulit bagi kami," lanjutnya.

Anggapan bahwa Timnas Argentina berada di bagan mudah pada fase gugur Piala Dunia 2026 karena lawan-lawan yang akan dihadapinya hingga perempat final.

Dari 32 besar hingga 16 besar, La Albiceleste bertemu Tanjung Verde dan pemenang duel Australia vs Mesir, Swiss vs Aljazair, serta Kolombia vs Ghana.

Jika melihat bagannya, Tim Tango baru akan menghadapi lawan berat di perempat final, yakni pemenang Brasil vs Norwegia dan Inggris vs Meksiko.

Tetapi penampilan yang ditunjukkan Tanjung Verde membuat Scaloni yakin jika anggapan itu akan pudar.

Pasalnya setiap tim punya kesempatan yang sama, mengingat fase gugur pada turnamen ini ditentukan lewat satu laga saja.

Sementara itu, laga melawan Tanjung Verde menjadi laga bersejarah bagi Scaloni yang mencatatkan 100 laga sebagai pelatih Argentina.

Beruntung di laga ke-100 nya ini, La Albiceleste terhindar dari kekalahan sehingga dirinya bisa merayakannya dengan kebahagiaan.

"Dari 100 pertandingan itu, inilah yang paling membekas bagi saya karena ini adalah Piala Dunia," tambahnya.

"Ini adalah pertandingan yang akan bermanfaat bagi saya sebagai pelatih. Dan memenangkannya tentu jauh lebih baik."

"Seandainya kami kalah, itu akan menjadi catatan statistik yang menyedihkan," pungkas pelatih berusia 48 tahun itu.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.