Diduga Terjadi Keributan Kasus Penikaman, Warga Desak King Karaoke Mamuju Ditutup
Abd Rahman July 04, 2026 11:47 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Warga di sekitar Jl Diponegoro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, mengaku resah dan meminta King Karaoke itu segera di tutup. 

Dengan keberadaan tempat hiburan malam King Karaoke, menyusul insiden dugaan penikaman yang menewaskan satu orang dan menyebabkan satu korban lainnya mengalami luka serius.

Sejumlah warga menilai peristiwa berdarah yang terjadi di depan lokasi tersebut telah mengganggu rasa aman masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan itu.

Baca juga: Terduga Pelaku Penikaman di Jalan Diponegoro Mamuju Ditangkap, Polisi Sita Barang Bukti

Baca juga: Korban Penikaman di Mamuju Sempat Berlari Meski Luka Robek Diperut, Nyawanya Tak Tertolong

Sejumlah warga juga meminta agar King Karaoke itu segera di tutup agar hal-hal yang tidak di inginkan terulang kembali.

Mereka berharap pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum memperketat pengawasan dan menutup tempat hiburan malam itu agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

"Warga di sini tentu khawatir. Kami ingin lingkungan tetap aman dan kejadian seperti ini tidak terjadi lagi, kalau bisa di tutup juga lah" ujar Abdul seorang warga yang rumahnya berdekatan dengan lokasi kejadian, Sabtu (4/7/2026).

Menurut warga, kawasan tersebut kerap ramai pada malam hingga dini hari. Karena itu, mereka meminta patroli keamanan ditingkatkan, terutama pada jam-jam rawan.

"Kalau malam hari ribut mba, kami tidak bisa istirahat, dekat rumah ibadah juga" ujarnya

Warga berharap kasus tersebut menjadi perhatian serius seluruh pihak agar keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar tetap terjaga.

Terduga Pelaku Ditangkap dan Korban Tewas

Aparat kepolisian berhasil mengamankan terduga pelaku penikaman yang terjadi di Jalan Diponegoro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, pada Sabtu (4/7/2026) dini hari. 

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa berdarah tersebut. 

"Sudah di amankan" ungkap salah satu personel kepolisian 

Namun, hingga kini kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kronologi lengkap serta motif penikaman. 

Insiden tersebut sebelumnya mengakibatkan satu orang meninggal dunia setelah mengalami luka akibat senjata tajam. 

Korban sempat dilarikan ke RS Bhayangkara Mamuju dan mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.