Caracas (ANTARA) - Jumlah korban tewas akibat dua gempa bumi yang mengguncang Venezuela pada 24 Juni bertambah menjadi 2.645 orang, sementara 12.666 lainnya mengalami luka-luka, kata Presiden Majelis Nasional Venezuela Jorge Rodriguez pada Jumat (3/7).

Rodriguez, yang juga memimpin pusat komando kamp pengungsian sementara, mengatakan dalam pembaruan yang diunggah di Telegram bahwa sebanyak 6.462 orang telah diselamatkan, sementara 86.117 keluarga telah mendapatkan bantuan.

Gempa bumi merusak 885 bangunan dan menyebabkan 189 bangunan lainnya runtuh, ujar Rodriguez, seraya menambahkan bahwa pihak otoritas telah mendirikan 59 kamp pengungsian sementara untuk menampung warga yang terdampak bencana itu.

Sejak dua gempa bumi dahsyat tersebut, Venezuela telah mencatat 890 gempa susulan, ujar Rodriguez.

Dia menambahkan bahwa sebanyak 3.305 personel penyelamat internasional dan 29.567 petugas tanggap darurat masih dikerahkan di berbagai wilayah Venezuela untuk menangani keadaan darurat.