Bupati Purbalingga Fahmi Respon Kasus Warganya yang Jarah Telur Korban Kecelakaan
khoirul muzaki July 04, 2026 02:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA- Polemik yang muncul setelah kecelakaan mobil pikap pengangkut telur di Desa Kutawis, Kecamatan Bukateja, akhirnya diselesaikan secara damai. 

Pertemuan yang difasilitasi Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif di ruang kerjanya, Jumat (3/7/2026), menjadi momentum untuk meluruskan berbagai persepsi yang berkembang sekaligus mengakhiri kesalahpahaman yang sempat viral di media sosial.

Pertemuan tersebut dihadiri pemilik sekaligus sopir mobil pengangkut telur, Arif, beserta kru Romadhon, perangkat Desa Kutawis, saksi-saksi yang membantu proses evakuasi, Kepala Dusun, Camat Bukateja, Kapolsek Bukateja, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

Dalam pertemuan itu, Arif menyampaikan permohonan maaf sekaligus ucapan terima kasih kepada warga Kutawis yang telah membantu saat musibah terjadi.

"Kami korban kecelakaan tunggal di Desa Kutawis mengucapkan terima kasih kepada warga sekalian, khususnya Pak Kadus dan warganya yang telah membantu kami mengevakuasi sampai selesai, membantu menarik mobil kami sampai ke atas," ujar Arif dalam keterangan resmi Pemkab Purbalingga

Ia juga mengakui bahwa dalam situasi musibah, ada ucapan maupun tindakan yang tanpa disadari telah melukai perasaan masyarakat.

Arif juga berharap masyarakat luas memahami bahwa kejadian di lapangan tidak sesederhana yang tergambar di media sosial.

"Saya juga minta maaf. Mungkin ada netizen yang memposting dari satu sudut pandang yang kurang tepat. Kami berharap masyarakat mengetahui bahwa itu bukan sepenuhnya kesalahan mutlak warga," tambahnya.

Sementara itu, Romadhon yang sebelumnya mengunggah video kejadian juga menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada masyarakat Kutawis.

"Untuk warga Kutawis, terutama atas postingan saya yang kata-katanya kurang pas, dari saya pribadi mohon maaf," ujarnya.

Ia mengakui bahwa unggahan yang dibuat saat kondisi emosional tidak menggambarkan keseluruhan situasi di lokasi kejadian.

"Dalam postingan saya menyatakan 'tidak ada yang peduli', namun pada kenyataannya kami memang dibantu warga saat proses evakuasi," ungkap Romadhon.

Fakta tersebut juga diperkuat oleh keterangan warga yang hadir. Mereka menjelaskan bahwa sejak awal kejadian, banyak warga secara sukarela membantu mengevakuasi sopir dan kru dari dalam kendaraan, membersihkan jalan dari tumpahan telur agar tidak membahayakan pengguna jalan lain, mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat, hingga membantu proses evakuasi kendaraan.

Tidak membenarkan

Bupati Fahmi Muhammad Hanif menegaskan bahwa tindakan mengambil barang milik orang lain saat terjadi musibah tetap merupakan perbuatan yang tidak dapat dibenarkan.

Namun demikian, menurutnya, tidak adil apabila seluruh masyarakat Kutawis maupun Purbalingga digeneralisasi hanya berdasarkan potongan peristiwa yang viral.

"Tindakan mengambil telur itu memang tidak dibenarkan dan salah, saya turut prihatin kepada Pak Arif atas kerugian yang dialami. Namun di saat yang sama kita juga tidak boleh menutup mata bahwa banyak warga yang dengan ikhlas membantu proses penyelamatan dan evakuasi tanpa mengharapkan imbalan," kata Bupati.

Ia juga mengapresiasi langkah Kepala Dusun Kutawis yang segera mengimbau warga mengembalikan telur yang sempat diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral dan itikad baik masyarakat.

Menurut Bupati, musibah sering kali membuat seseorang berada dalam kondisi emosional sehingga perlu disikapi dengan kepala dingin dan saling memahami.

"Saya tidak ingin menghakimi siapa yang salah dan siapa yang benar. Yang terpenting hari ini semua pihak sudah bertemu, saling menjelaskan, saling meminta maaf, dan saling memaafkan. Mari kita akhiri persoalan ini dengan baik," ujarnya.

Bupati juga mengingatkan bahwa apa yang telah viral di media sosial memang sulit mengubah persepsi publik dalam waktu singkat. Meski demikian, ia memastikan persoalan di dunia nyata telah diselesaikan secara kekeluargaan.

"Yang paling baik adalah tidak memperpanjang polemik ini lagi. Jangan sampai terus diputar di media sosial karena justru akan membuka kembali luka semua pihak," katanya.

Sebagai bentuk kepedulian, Bupati Fahmi menyerahkan santunan kepada Arif untuk membantu meringankan kerugian akibat kecelakaan tersebut.

Ia juga memberikan bingkisan kepada Kepala Dusun dan warga yang telah bergotong royong membantu proses evakuasi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.