Jakarta (ANTARA) - Perusahaan kecerdasan buatan (AI) Anthropic, dikabarkan tengah menjajaki kerja sama strategis dengan Samsung Electronics untuk memproduksi chip AI khusus.
Langkah ini menandai semakin ketatnya persaingan industri semikonduktor global, di tengah melonjaknya kebutuhan komputasi berbasis AI.
Berdasarkan laporan media teknologi GSMArena, Sabtu, kedua perusahaan saat ini masih berada dalam tahap awal negosiasi. Jika kesepakatan tercapai, Samsung akan ditugaskan memproduksi chip khusus yang dirancang untuk mendukung pengembangan model AI generatif milik Anthropic.
Kerja sama tersebut, mencerminkan perubahan besar di industri semikonduktor. Permintaan chip AI yang terus meningkat, membuat banyak perusahaan teknologi mulai mencari alternatif pemasok di luar Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC), yang selama ini mendominasi pasar manufaktur chip canggih.
Situasi tersebut menjadi angin segar bagi Samsung dan Intel Corporation.
Kedua perusahaan sebelumnya menghadapi tantangan besar di bisnis semikonduktor, namun ledakan permintaan AI membuka peluang baru untuk merebut pangsa pasar yang lebih besar.
Bahkan, laporan terbaru menyebutkan bahwa Apple Inc. kembali mempertimbangkan Intel sebagai salah satu pemasok chipnya.
Samsung juga disebut tengah menjalin pembicaraan dengan Apple, terkait potensi kerja sama di sektor semikonduktor.
Meski berencana mengembangkan chip khusus, Anthropic menegaskan bahwa dalam waktu dekat operasional pusat datanya masih akan bergantung pada sejumlah mitra teknologi utama.
Perusahaan tersebut tetap menggunakan chip Titanium milik Amazon Web Services, tensor processing unit (TPU) dari Google, serta graphics processing unit (GPU) besutan NVIDIA Corporation.
Namun, pertumbuhan model AI yang semakin kompleks membuat Anthropic membutuhkan perangkat keras yang lebih spesifik dan efisien untuk meningkatkan kapasitas komputasinya di masa depan.
Tren pengembangan chip AI khusus juga dilakukan oleh para pemain besar lainnya. OpenAI, misalnya, dilaporkan tengah bernegosiasi dengan Broadcom Inc. untuk mengembangkan semikonduktor AI mereka sendiri.
Langkah Anthropic dan Samsung menunjukkan bahwa perlombaan AI kini tidak hanya terjadi pada pengembangan model bahasa, tetapi juga merambah ke perebutan teknologi chip yang akan menjadi fondasi utama industri kecerdasan buatan di masa depan.





