Kematian KY, Syifa dan Dedi Putra Masih Misteri, Polda Jambi Ungkap Perkembangannya
Suci Rahayu PK July 04, 2026 03:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Lebih dari setahun, tiga kasus kematian yang sempat menghebohkan warga Jambi belum juga terungkap.

Hingga kini, pihak kepolisian belum menetapkan tersangka ataupun mempublikasikan penyebab kematian para korban.

1. Bocah 4 Tahun Ditemukan Meninggal di Septic Tank

Pada tahun 2022 lalu, warga Kota Jambi tepatnya di kawasan Rawasari, Alam Barajo, dihebohkan dengan kematian bocah perempuan KY (4) yang ditemukan meninggal di dalam septic tank.

Diketahui pada 2022 lalu, pihak kepolisian juga sudah memeriksa sekitar 40 saksi dalam menangani kasus dugaan pembunuhan ini, termasuk pihak keluarga dan orang yang terakhir melihat sosok KY.

2. Kematian Syifa di Batanghari

Pada 27 Februari 2024 lalu,  warga Kabupaten Batanghari dihebohkan dengan penemuan mayat perempuan tanpa busana disebuah kolam bekas yang beralamat di jalan baru Kilometer 6, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Muara Tembesi, Batanghari, Jambi.

Diketahui korban yakni Nasifa (20), korban ditemukan mengenaskan tanpa busana di dalam kolam bekas dengan penuh luka tusukan senjata tajam.

Baca juga: Harga Emas Galeri24 di Jambi Bertahan Rp2,648 Juta per Gram, Buyback Rp2,483 Juta

Baca juga: Audit Forensik Kasus Peretasan Bank 9 Jambi Masuki Babak Akhir

3. Kematian Dedi Putra

Kematian Dedi Putra (39) di Desa Kasang Kumpeh, Muaro Jambi, yang diduga kuat merupakan kasus pembunuhan.

Meskipun hasil autopsi (ekshumasi) telah membuktikan korban tewas akibat penganiayaan benda tumpul di kepala, penyelidikan oleh Polda Jambi masih berjalan dan pihak keluarga masih menuntut kejelasan hukum terhadap peristiwa ini.

Di mana kejadian tersebut telah terjadi sejak Mei 2025.

Penjelasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda

Terkait dengan hal tersebut, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi Kombes Pol Jimmy Christian Samma memberikan penjelasannya.

Dia mengatakan bahwa seluruh perkara tersebut masih dilakukan proses penyelidikan.

Pertama, untuk kasus bocah perempuan KY (4) dan Nafisa (20) di Batanghari.

Jimmy mengatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan kepolisian resor setempat guna memperkuat proses penyelidikan.

"Kami juga berkoordinasi dengan Polres untuk melakukan backup. Sampai sekarang tentu tidak ada kasus pembunuhan yang tidak kami selidiki secara maksimal," jelasnya.

Sementara itu, untuk kasus kematian Dedy Putra. Jimmy menerangkan bahwa penyidik saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik Mabes Polri terhadap barang bukti video yang diperoleh dari lapangan.

"Sedang dilakukan pemeriksaan ke Laboratorium Forensik Mabes Polri. Kami ingin membuat terang video yang kami dapat di lapangan sehingga bisa diketahui dengan jelas apakah korban meninggal akibat dugaan pembunuhan atau kecelakaan," jelasnya. (Tribunjambi.com/Srituti Apriliani Putri)

 

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

Baca juga: Perjuangan Warga Muara Kilis Tebo Jambi: Antara Satwa dan Asa Pengelolaan Lahan di Bukit Tigapuluh

Baca juga: 50 Mahasiswa UIN Jambi Ikut Latihan Kepempinan yang Peduli pada Lingkungan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.