BOLASPORT.COM - Tunggal putra Indonesia, Fardhan Rainanda Joe, senang bisa keluar dari situasi sulit dalam laga semifinal Kejuaraan Asia Junior 2026.
Joe sukses mengalahkan wakil China, Luo Jing Yu, dalam pertandingan sengit tiga gim yang digelar di Yatsushiro City General Gymnasium, Kumamoto, Jepang, Sabtu (4/7/2026).
Dia sebenarnya bisa saja mengakhiri laga tanpa harus berjibaku dalam pertarungan set point pada akhir gim ketiga.
Pasalnya, Joe sudah unggul lima angka pada akhir gim ketiga dengan skor 19-14.
Namun, Luo berhasil menyamakan kedudukan dan memaksa set point sampai tiga kali.
Joe akhirnya berhasil menang dengan skor akhir 21-16, 15-21, 23-21.
Hasil tersebut mengantarkan pemain berusia 18 tahun itu melangkah ke final Kejuaraan Asia Junior untuk pertama kalinya.
“Perasaanya senang karena tadi lawnnya cukup sulit untuk dikalahkan. Kuat juga dan serannya tajam," kata Joe setelah laga.
"Bisa mengalahkan dia (Luo) saya sangat senang dann tidak menyangka, tetapi ini belum selesai masih ada satu pertandingan lagi untuk menjadi juara,” ucap Joe.
Joe mengungkapkan kemenangan yang diraihnya tak lepas dari teriakan penonton yang terus mendukungnya sepanjang pertandingan.
“Kalau dari segi permaian sudah puas karana saya mampu mengeluarkan seluruh kemampuan yang dimiliki. Saya bisa mengatasi ketegangan dan keluar dari tekanan," ucap Joe.
"Selain itu saya juga semakin semnagat karena teman-teman dan tim pendukung yang ada di belakang tak henti-henti memberikan semangat."
"Selain itu pelatih juga selalu memberikan arahan kepada saya,” tutur Joe yang didampingi oleh pelatih Wiempie Mahardi.
Joe juga dipastikan meraih hasil lebih baik daripada edisi Kejuaraan Asia Junior tahun lalu.
Saat itu, dia yang masih bermain di bawah bendera klub Exist berhasil melaju sampai ke babak semifinal meski bukan pemain unggulan
Tahun lalu Joe harus puas meraih medali perunggu setelah dikalahkan Moh Zaki Ubaidillah pada babak semifinal dengan skor 16-21, 17-21.
Pada final nanti, Joe masih akan menghadapi keuletan pemain China lainnya, Hong Tian Yue.
“Untuk besok mungkin saya akan siapkan mental dan juga pikiran yabg paling penting,” kata Joe.
Joe mengaku cukup terbebani sebagai wakil semata wayang Indonesia yang mampu melaju sampai babak semifinal, tetapi tekanan tersebut diubahnya menjadi motivasi.
“Mungkin ada beban karena tinggal sendiri, tapi motivasi saya lebih besar. Itu yang membuat saya bisa menang,” ujar Joe.