Sepekan Lagi Jembatan Wih Kanis Bener Meriah Rampung, Kendaraan Sudah Bisa Melintas
Sri Widya Rahma July 04, 2026 03:54 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah

TribunGayo.com, TAKENGON - Kabar gembira, perbaikan Jembatan Wih Kanis yang menghubungkan Kecamatan Bandar dan Kecamatan Mesidah, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, dipastikan rampung dalam sepekan ke depan, tepatnya pada Senin (13/7/2026).

Proyek yang dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh ini memang telah dinanti cukup lama oleh warga setempat.

​Keberadaan jembatan tersebut tentu membawa angin segar bagi konektivitas antarwilayah sekaligus memulihkan urat nadi perekonomian masyarakat yang sempat terhambat total pascabencana alam pada akhir tahun 2025 lalu.

Baca juga: Jembatan Wih Kanis Bener Meriah Mulai Masuk Tahap Pemasangan Bailey, Pengerjaan Terus Dikebut

Kebut Pengerjaan Jembatan Darurat Wih Kanis untuk Mobilitas Warga

​Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 BPJN Aceh, Ir Mulyadi ST MT, saat dikonfirmasi wartawan TribunGayo.com, Bustami pada Sabtu (4/7/2026), membenarkan bahwa pengerjaan jembatan darurat tipe bailey tersebut ditargetkan rampung pada pertengahan Juli ini.

"Insyaallah akan siap pada Senin 13 Juli nanti, dan sudah bisa dilalui oleh kendaraan. Saat ini pengerjaan terus kita kebut, tahap pemasangan lantai jembatan juga hampir rampung," ujarnya.

Bagi warga Kecamatan Mesidah, Jembatan Wih Kanis bukan sekadar infrastruktur fisik.

Jembatan ini memiliki peran vital dalam mendongkrak perekonomian warga, terutama untuk mempersingkat jalur distribusi logistik dan hasil pertanian andalan, seperti kopi arabika Gayo.

Selain itu, jembatan ini mempermudah mobilitas warga menuju fasilitas kesehatan, sekolah, dan pusat pemerintahan.

​Saat ini, fokus utama tim di lapangan adalah merampungkan pemasangan jembatan darurat tipe bailey sebagai solusi taktis agar mobilitas warga kembali lancar.

​Namun sejalan dengan penanganan darurat yang tengah berlangsung, tim teknis juga sedang mempersiapkan tahapan pembangunan jembatan permanen yang nantinya akan menggantikan struktur jembatan bailey tersebut.

Meskipun kendaraan dijadwalkan sudah bisa melintas dalam sepekan ke depan, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas karena statusnya yang masih berupa jembatan darurat.

​"Jembatan bailey yang kita bangun ini memiliki panjang 30 meter dan lebar tiga meter. Langkah ini diambil sebagai penanganan darurat sembari menunggu proses pembangunan jembatan permanen," pungkas Mulyadi.

Baca juga: Usai Enam Bulan Menunggu, Jembatan Wih Kanis Bener Meriah Akhirnya Mulai Dikerjakan

Jembatan Permanen Wih Kanis Hancur Diterjang Banjir dan Longsor 2025

Untuk diketahui, jembatan permanen Wih Kanis, sebelumnya hancur diterjang banjir bandang dan longsor yang melanda Bener Meriah pada akhir November 2025 lalu.

Akibatnya, ribuan warga dari 14 kampung di Kecamatan Mesidah, Bener Meriah, sempat terisolasi. 

Namun dalam kondisi darurat, warga bergotong royong membangun jembatan darurat dari bambu agar aktivitas tidak sepenuhnya lumpuh.

Sejak saat itu warga disana hanya mengandalkan jembatan sederhana tersebut.

Petani, pedagang, hingga ibu rumah tangga setiap hari harus melewati jembatan yang jauh dari kata aman.

Namun, setelah harus bertaruh nyawa menyeberang jembatan darurat yang terbuat dari bambu tersebut, kini masyarakat Kecamatan Mesidah, akan segera merasakan akses jalan yang layak.

Usai enam bulan menunggu pascabencana, jembatan Wih Kanis akhirnya mulai diperbaiki oleh Kemen PU melalui BPJN Aceh, dengan menggandeng PT Hutama Karya. (*)

Baca juga: Petani Mesidah Tercekik, Harga Kopi Anjlok Akibat Jembatan Wih Kanis Tak Kunjung Diperbaiki

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.