TRIBUNJAMBI.COM, Jambi – Seminar Nasional yang mengusung tema “Penguatan Industri Halal dan Transformasi Digital sebagai Strategic Pathway dalam Mewujudkan Economic Sovereignty Umat yang Berkelanjutan” sukses diselenggarakan oleh UKM Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Al-Fath UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Seminar ini merupakan bagian dari rangkaian Temu Ilmiah Regional (TEMILREG) Sumbagteng XX, pada Selasa (30/6/2026) di Ampiteater Wing B UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara akademisi, regulator, praktisi, dan mahasiswa dalam memperkuat pengembangan ekonomi syariah, khususnya melalui penguatan industri halal dan transformasi digital.
Seminar Nasional dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu menjadi ruang pengembangan intelektual mahasiswa, memperluas jejaring antarmahasiswa ekonomi syariah, serta mendorong lahirnya gagasan inovatif yang berkontribusi bagi kemajuan ekonomi syariah di Indonesia.
Turut hadir mewakili Gubernur Jambi, Asisten Ahli I Sekretariat Daerah Provinsi Jambi, Arief Munandar, S.E., M.Sos., yang menyampaikan apresiasi dan dukungan Pemerintah Provinsi Jambi terhadap penyelenggaraan Seminar Nasional.
Dalam sambutannya, ia berharap kegiatan ilmiah seperti ini dapat terus melahirkan generasi muda yang mampu berkontribusi dalam pengembangan ekonomi syariah dan industri halal di Indonesia.
Seminar Nasional menghadirkan tiga narasumber dari institusi strategis, yaitu Nur Cahaya dari Bank Indonesia Provinsi Jambi, Mayarizka Candra dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi, serta Dr. Bambang Husni Nugroho dari Pusat Halal UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Ketiga narasumber membahas berbagai strategi dalam memperkuat industri halal, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah, serta mengoptimalkan transformasi digital sebagai fondasi dalam mewujudkan economic sovereignty umat yang berkelanjutan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, para dekan di lingkungan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, dosen, pengurus organisasi kemahasiswaan (ormawa), serta peserta dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Jambi.
Antusiasme peserta selama seminar mencerminkan tingginya perhatian terhadap isu penguatan industri halal dan transformasi digital sebagai bagian dari agenda pembangunan ekonomi syariah nasional.
Melalui penyelenggaraan Seminar Nasional dalam rangkaian TEMILREG Sumbagteng XX, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin erat antara akademisi, regulator, praktisi, mahasiswa, dan pemerintah dalam menghasilkan gagasan inovatif serta mendorong pengembangan ekosistem ekonomi syariah yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. (rls)
Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi
Baca juga: Pecah! New Honda Vario Evo 160 Resmi Sapa Jambi dengan Evolusi Terbaru
Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Tembaga dan Kuningan di Kenali Besar