TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN-Di tengah-tengah efisiensi anggaran, Pemkot Tarakan melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Tarakan tetap gelar pawai budaya salah satu rangkaian dari Festival Iraw Tengkayu XV.
Sekretaris Disbudporapar Tarakan, Zainuddin, mengaku, pawai budaya harus tetap dilaksanakan karena bagian dari kegiatan Festival Iraw Tengkayu XV. Apalagi Festival Iraw Tengkayu sudah masuk 100 daftar Karisma Event Nusantara (KEN) program Kementerian Pariwisata.
“Jadi pawai budaya ini tetap harus digelar karena bagian dari Festival Iraw Tengkayu. Dimana lima tahun berturut-turut Festival Iraw Tengkayu masuk KEN. Sehingga harus dilaksanakan tiap tahun,” tegas Zainuddin, Sabtu (4/7/2026).
Zainuddin mengatakan, pihaknya berharap tahun depan pawai budaya di Festival Iraw Tengkayu dapat lebih meriah dan meningkatkan perekonomian masyarakat Tarakan.
Baca juga: Wali Kota dan Wawali Tarakan Buka Pawai Budaya di Festival Iraw Tengkayu, Diramaikan 4.419 Peserta
“Mudah-mudahan tahun depan kegiatan ini lebih baik lagi, karena berdampak dengan ekonomi. Dengan kegiatan ini mendatangkan banyak orang ke Tarakan. Tentunya berdampak dengan ekonomi. Seperti banyak orang beli minuman dan makan. Lalu banyak yang lama untuk menginap di hotel,” ucapnya.
Sementara itu, Diakui Zainuddin, tahun ini peserta pawai budaya turun, hal ini dikarenakan bertepatann dengan liburan sekolah. Tapi peserta yang turun hanya dari sekolah, yang instansi, OPD Pemkot Tarakan dan perbankan masih teta,p mengikuti.
“Yang kurang itu partispasi peserta dari sekolah, karena hari liburan sekolah. Meskipun begitu antusias peserta masih tetap tinggi,” katanya.
Seperti diketahui pawai budaya di Festival Iraw Tengkayu XV diramaikan 4.19 peserta dengan mengikuti tiga kategori yakni pejalan kaki, kendaraan hias dan sepeda hias.
Untuk pejalan kaki diikuti 39 SD (Sekolah Dasar), 39 SMP (Sekolah Menegah Pertama) dan 12 SMA (Sekolah Menegah Atas) dam 33 kelompok umum. Kendaraan hias diikuti 17 SD, 9 SMP, 1 SMA dan 36 kelompok umum. Sepeda hias diikuti 11 SD, 6 SMP, 4 SMA fdan 10 kelompok umum.