TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA – Wisata berburu sunset atau matahari terbenam kini menjadi tren di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.
Di Ogan Ilir terdapat sejumlah lokasi yang menjadi spot favorit untuk menikmati panorama matahari terbenam.
Beberapa di antaranya adalah Desa Wisata Burai, Tanjung Baru, Meranjat, Pemulutan, Pantai Tante, Danau Biru, dan Tanjung Senai.
Lokasi-lokasi tersebut menawarkan pemandangan matahari terbenam di ufuk barat yang menjadi daya tarik bagi masyarakat.
Dengan bermodalkan telepon genggam, pengunjung dapat mengabadikan momen senja untuk diunggah ke media sosial.
Salah satu lokasi favorit masyarakat adalah kawasan Tanjung Senai.
Kawasan yang berada di Kecamatan Indralaya itu memiliki Jembatan Pesona, salah satu ikon Kabupaten Ogan Ilir.
Saat cuaca cerah, banyak pengunjung memanfaatkan momen matahari terbenam untuk berfoto dengan latar belakang Jembatan Pesona.
Pengunjung yang datang rata-rata sepakat bahwa Tanjung Senai menjadi salah satu spot sunset terbaik di Ogan Ilir.
"Tanjung Senai kelebihannya karena ada jembatan dan memang pemandangan alamnya bagus," kata seorang warga, Sulastri, Sabtu (4/7/2026).
Bersama rekan-rekannya sesama pelajar, Sulastri berfoto di dasar rawa yang mengering dan kini berubah menjadi hamparan padang rumput.
"Di media sosial banyak orang yang jadi sunset hunter. Kami juga tidak mau ketinggalan karena kami anak pecinta alam," ujarnya.
Sementara itu, di Pantai Tante atau Tanjung Temiang yang berada di Kecamatan Tanjung Raja, antusiasme para pemburu sunset juga meningkat dalam beberapa pekan terakhir.
Pada musim kemarau, debit dan permukaan air Sungai Ogan mengalami penurunan.
Akibatnya, di sejumlah titik dangkal, hamparan pasir di dasar sungai muncul ke permukaan dan dimanfaatkan warga sebagai lokasi berfoto dengan latar belakang matahari terbenam.
"Di Pantai Tante ini pemandangannya, apalagi saat menjelang Magrib, sangat bagus karena ada matahari terbenam," tutur warga lainnya, Nirmala.
Ia mengaku awalnya tidak memahami istilah sunset hunter.
Namun setelah mencari tahu, istilah tersebut merujuk pada orang-orang yang sengaja berburu momen senja untuk mengabadikan keindahan alam.
"Karena memang di daerah kita, Ogan Ilir, tidak ada gunung maupun pantai. Jadi pengunjung memilih healing menikmati pemandangan rawa dan sungai yang dihiasi sunset," kata Nirmala.