Biodata Hashim Djojohadikusumo, Adik Prabowo Tegaskan Program MBG Tetap Lanjut Meski Dikritik
M Zulkodri July 04, 2026 09:39 PM

 

POSBELITUNG.CO -- Program unggulan Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG) akan tetap dilanjutkan di tengah desakan agar program tersebut dihentikan.

Hal ini ditegaskan oleh Utusan Khusus Presiden bidang Iklim dan Energi sekaligus adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo.

"Saya kira sudah bukan rahasia lagi bahwa pemerintah sudah bertekad untuk melanjutkan program MBG, tidak akan berhenti sampai nanti kita berhasil!" kata Hashim dalam pelantikan dan pengukuhan DPP, DPD, DPC Srikandi Jaga Desa, di Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Meski citra MBG saat ini tergores, pemerintah tetap berkomitmen untuk memberikan makanan yang bergizi untuk semua anak-anak dan ibu-ibu hamil yang memerlukan.

Hashim menekankan pentingnya peran serta dan partisipasi ibu-ibu Srikandi Jaga Desa untuk memberikan pembinaan, memberikan pendampingan, dan memberikan pengawasan terhadap semua program pemerintah yang akan dilaksanakan di tingkat desa.

"Itu adalah tugas mulia yang diberikan kepada ibu-ibu Srikandi Jaga Desa: pengawasan, pembinaan, dan pendampingan," ungkapnya.

Baca juga: Biodata Shireen Sungkar, Ungkap Kisah 5 Tahun Dampingi Anak Terapi Autisme, Pernah jadi ART Artis

Hashim Djojohadikusumo turut menyinggung soal janji kampanye Prabowo terkait upaya memperbaiki kualitas kesehatan generasi muda.

"Itu sudah ada tekad, itu janji kampanye Prabowo Subianto tidak akan berhenti. Akan dilanjutkan," kata Hashim dalam Pelantikan Srikandi Jaga Desa di Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Hashim mengatakan MBG merupakan program utama pemerintahan Prabowo-Gibran yang difokuskan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

"Program-program Prabowo-Gibran banyak terletak di desa, dan tujuannya adalah untuk memperbaiki nasib rakyat kita di pedesaan. Contoh adalah program Makan Bergizi Gratis," kata Hashim.

Gagasan MBG telah disampaikan Presiden Prabowo Subianto kepadanya sejak 2006. Hashim bilang, Prabowo prihatin dengan tingginya angka stunting pada anak balita di Indonesia yang mencapai sekitar 30 persen.

Bahkan stunting sempat meningkat menjadi 38 persen berdasarkan data beberapa tahun berikutnya.

Menurut Hashim, penyediaan makanan bergizi gratis merupakan janji politik Prabowo yang terus dibawa sejak Pilpres 2009, 2014, 2019, hingga 2024 sebagai upaya menekan angka stunting di Indonesia.

"Dalam perjalanan programnya terdapat penyelewengan, penyimpangan, bahkan ada yang merusak citra dari program yang mulia ini," ujarnya.

Biodata Hashim Djojohadikusumo

Hasyim lahir di Jakarta, 1 Januari 1953 dari pasangan Soemitro Djojohadikusumo dan Dora Siregar. 

Ayahnya merupakan mantan Menteri Negara Riset Indonesia ke-3 dan Menteri Keuangan Indonesia ke-8.

Dirinya memiliki dua kakak perempuan dan satu kakak laki-laki.

Mereka adalah Biantiningsih Miderawati Djiwandono, Marjani Djojohadikusumo, dan Prabowo Subianto.

Dalam kehidupan pribadinya, Hashim menikah dengan Anie Harjati dan dikaruniai tiga orang anak.

Ketiga anak Hasyim yakni Aryo Puspito Setyaki Djojohadikusumo, Rahayu Saraswati Dhirakanya Djojohadikusumo, dan Siti Indrawati Djojohadikusumo.

Melansir arsari.co.id, Hashim menempuh pendidikan di Eropa dan Amerika Serikat.

Ia meraih gelar Sarjana Politik dan Ekonomi dari Pomona College di Claremont, California.

Baca juga: Profil Biodata Tengku Dewi, Terseret Isu Pelakor Suami Sarah Gibson Gara-gara Tahi Lalat: Bukan Aku

Hashim memulai kariernya di dunia perbankan dan investasi bernama Lazard Freres Et Cie.

Selanjutnya, Hashim memutuskan untuk merintis usaha sendiri dan membangun portofolio bisnis yang luas di bidang industri semen, petrokimia, perkebunan, pertambangan, perbankan, serta perdagangan komoditas internasional di bawah bendera Tirtamas Group.

Tirtamas Group ini menjadi perusahaan induk dari PT Era Persada Trade (trading), PT Tirtamas Majutama (perusahaan investasi induk), PT Indo Consult (konsultasi bisnis), dan PT Proma Comexindo (trading).

Ia juga mendirikan 38 anak usaha lain yang bergerak di bidang semen, petrokimia, energi, dan pertanian.

Sampai pada 1993, mereka mengakuisisi PT Semen Nusantara Cilacap dan PT Semen Dwima Agung.

Saat Indonesia dihantam krisis ekonomi pada 1997-1998, perusahaan milik Hashim yakni Tirtamas Group terpaksa menjual saham-sahamnya dan unit usaha untuk melunasi utang.

Kemudian, pada 2000 dan 2006, Hashim menjabat sebagai Chairman dan Presiden Direktur Nations Energy. Sebuah perusahaan energi Internasional yang beroperasi di Kazakhstan.

Di bawah kepemimpinannya, perusahaan tersebut mengalami pertumbuhan signifikan, sebelum akhirnya Hashim melepas kepemilikannya.

Setelahnya, Hashim tetap melanjutkan kiprahnya di sektor energi dengan mendirikan Nations Petroleum, yang mengelola beberapa ladang minyak.

Hashim kemudian menjual aset-aset tersebut dan menginvestasikan hasilnya ke dalam sektor energi terbarukan di Indonesia.

Pada 2006, Hashim mendirikan Arsari Group dengan visi berinvestasi di proyek-proyek yang mendorong kemajuan dan kesejahteraan bagi semua.

Pada 2018, Hashim berada di rangking 35 sebagai orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan mencapai 850 juta dolar AS menurut majalah Forbes.

Selain itu, Hashim dan istrinya telah mendidikasikan empat dekade terakhir mereka terhadap berbagai isu sosial penting di Indonesia.

Hashim dikenal atas kontribusinya dalam pelestarian dan promosi warisan budaya Indonesia, perlindungan lingkungan hidup, serta satwa liar yang terancam punah.

Atas kontribusinya itu, Hashim memperoleh sejumlah penghargaan, di antaranya:

  • 2011 - Pahlawan Filantropi, diberikan oleh Forbes Magazine;
  • 2014 - Penghargaan Kalpataru untuk Pelestarian Lingkungan, diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia;
  • 2017 - Satyalancana Wira Karya: Inovator di Bidang Lingkungan, Kehutanan, dan Perubahan Iklim, diberikan oleh Presiden Republik Indonesia;
  • 2019 - Pahlawan Konservasi Satwa Liar, diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia;
  • 2024 - Penghargaan Tutupan Hutan Alam, diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

(Bangkapos.com/Kompas.com/Tribunnews.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.