Baca juga: Antisipasi Penyakit Menular, 50 Warga Binaan Lapas Sekayu Menjalani Skrining Masif TBC dan HIV
SRIPOKU.COM, SEKAYU — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sekayu resmi memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Kerja sama strategis ini dijalin antara Lapas Sekayu, Pengadilan Negeri (PN) Sekayu, dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Muba guna meningkatkan efektivitas, profesionalisme, serta akuntabilitas dalam pelayanan hukum.
Komitmen ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang menjadi payung hukum bagi pelaksanaan persidangan perkara pidana secara elektronik (online).
Kepala Lapas Sekayu, Aris Sakuriyadi, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan antara Mahkamah Agung RI, Kejaksaan RI, dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI yang menjadi pedoman nasional pelaksanaan persidangan jarak jauh.
"Melalui kerja sama ini, Lapas Sekayu siap mendukung penuh pelaksanaan persidangan pidana secara elektronik. Kami berkomitmen menyediakan fasilitas yang memadai, memastikan jadwal kehadiran warga binaan tepat waktu, serta menjamin seluruh proses berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujar Aris, Sabtu (4/7/2026).
Aris menekankan bahwa kolaborasi lintas lembaga adalah kunci utama dalam memperbaiki mutu pelayanan publik di sektor hukum.
Dengan adanya sistem yang terintegrasi, koordinasi antar instansi menjadi lebih cair dan terarah.
"Sinergi yang kuat antar aparat penegak hukum akan berdampak langsung pada meningkatnya efektivitas pelaksanaan tugas. Kami ingin memastikan pelayanan hukum tetap transparan, efektif, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat," tambahnya.
Harapan serupa juga disampaikan oleh pihak PN Sekayu dan Kejari Muba.
Kerja sama ini diharapkan tidak hanya berhenti pada formalitas penandatanganan, melainkan terus diimplementasikan secara optimal dalam tugas keseharian masing-masing instansi.
"Semoga koordinasi ini terus terjalin dengan baik sehingga pelayanan hukum yang cepat, efektif, akuntabel, dan berkualitas dapat terus dirasakan oleh masyarakat, khususnya di Kabupaten Musi Banyuasin," pungkas Aris.