Liverpool dikabarkan siap mempertimbangkan tawaran transfer serius untuk kapten mereka, Virgil van Dijk, yang tampaknya telah kehilangan status 'tak tersentuh'-nya di Anfield. Keputusan ini muncul setelah musim Liga Premier yang mengecewakan dan berujung pada perubahan manajerial, membuat jajaran petinggi klub bersiap untuk merombak skuad di bawah kepemimpinan baru.
Menurut laporan dari TEAMtalk, Liverpool telah mengubah sikap mereka terhadap Van Dijk setelah musim yang penuh frustrasi, di mana performa mereka di liga menurun dan manajer Arne Slot meninggalkan klub. Bek berusia 34 tahun itu sebelumnya menandatangani perpanjangan kontrak hingga tahun 2025, namun kini klub dikabarkan menyesali kesepakatan tersebut setelah gagal meraih trofi. Dengan para pemain senior seperti Mohamed Salah dan Andy Robertson sudah meninggalkan klub, pihak manajemen telah memberi tahu pelatih kepala baru, Andoni Iraola, bahwa sang kapten tidak lagi dianggap tak tergantikan.
AC Milan dilaporkan telah melakukan pendekatan resmi melalui perantara untuk menilai kemungkinan mendatangkan bek veteran tersebut. Laporan dari Italia menyebutkan bahwa pelatih baru Rossoneri, Ruben Amorim, menjadikan pemain internasional Belanda itu sebagai target utama dalam upaya memperkuat skuadnya. Sementara itu, minat juga datang dari klub-klub di Liga Pro Saudi, Major League Soccer, dan Turki. Meski demikian, Liverpool tidak akan memaksa sang kapten untuk pergi, namun mereka terbuka untuk meninjau tawaran yang serius.
Potensi kepergian bek tengah tersebut terjadi pada saat opsi pertahanan Liverpool sudah menipis. Ibrahima Konate telah meninggalkan klub, sementara masa depan Joe Gomez masih belum pasti dengan sisa kontrak kurang dari satu tahun. Meskipun klub masih memiliki opsi untuk mengaktifkan klausul pembelian kembali Jarell Quansah pada tahun 2027, kehilangan Van Dijk akan memaksa klub untuk segera mencari pengganti yang sepadan pada jendela transfer kali ini.
Andoni Iraola menghadapi pramusim yang sulit karena ia harus menyiapkan skuad yang sedang mengalami perubahan besar. Sang manajer perlu menilai kekuatan lini belakangnya sebelum jendela transfer ditutup, terutama dengan laga pembuka Liga Premier melawan Newcastle United yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Agustus mendatang.