Bek Tengah Manchester United dan Argentina, Lisandro Martinez, Sempat Pertimbangkan Pensiun di Tengah Derita Cedera Berat
Hendra Wijaya July 05, 2026 03:08 AM

Bek Manchester United dan tim nasional Argentina, Lisandro Martinez, mengungkapkan perjuangannya menghadapi cedera jangka panjang yang nyaris membuatnya pensiun dari sepak bola profesional. Pemain berusia 28 tahun itu mengakui bahwa kelahiran putrinya menjadi titik balik yang memberinya kekuatan mental untuk bangkit dan melanjutkan karier di level tertinggi.

Argentina, sang juara bertahan, berhasil menghindari kejutan besar di turnamen ini setelah mengamankan kemenangan 3-2 atas Tanjung Verde lewat perpanjangan waktu di Miami. Laga tersebut menjadi sangat berarti bagi Martinez, yang mencetak satu gol dan memberi satu assist untuk membantu tim melaju ke babak berikutnya. Sebelumnya, ia sempat berada di ambang keputusasaan setelah mengalami cedera ligamen anterior (ACL) parah dalam pertandingan Liga Primer Inggris melawan Crystal Palace.

Usai pertandingan di Florida, Martinez tampak emosional saat mengenang masa-masa sulit dalam proses pemulihannya. Ia mengakui bahwa kehadiran putri kecilnya sepenuhnya mengubah cara pandangnya terhadap kehidupan dan karier, terutama di saat dirinya hampir menyerah pada sepak bola.

Martinez berkata: “Saya mulai memikirkan apa yang terjadi dengan cedera saya dan rasanya ingin menangis. Saya bahkan tidak tahu di mana posisi saya saat itu. Jika putri saya tidak lahir tepat ketika saya cedera, saya tidak tahu apakah saya masih akan bermain hari ini, dan sekarang saya mencetak gol di Piala Dunia.”

Pasangan Martinez, Muri Lopez Benitez, sebelumnya juga mengungkapkan bahwa kelahiran putri mereka, Aurora, menjadi sumber motivasi utama selama proses pemulihan sang pemain. Kehadiran sang buah hati memberi stabilitas emosional yang dibutuhkan Martinez untuk kembali ke kompetisi secara penuh.

Dalam sebuah unggahan di media sosial awal tahun ini, Martinez dan pasangannya menyampaikan: “Betapa mengubahnya kehadiranmu dalam hidup kami, Aurora! Sejak kami tahu kamu ada, segalanya memiliki makna baru, lebih dalam... Menunggu untuk memelukmu adalah hal yang luar biasa.

“Kami menjagamu dengan sangat hati-hati hingga akhirnya kami belajar menjaga diri kami sendiri juga. Tidak hanya soal makanan dan olahraga, tetapi juga kata-kata, ketenangan, cinta, kesadaran, menikmati setiap detik, dan memahami perjalanan ini. Dan ketika kamu siap, kami pun siap! Itu sungguh ajaib.

“Kamu membuat kami lebih hadir di saat ini. Perhatian kami begitu hidup hingga setiap hari terasa tak berujung, dan waktu tidak lagi diukur dengan jam, melainkan dengan momen di hati.”

Argentina kini harus memperbaiki lini pertahanan mereka sebelum menghadapi Mesir di babak 16 besar pada hari Selasa. Skuad asuhan Lionel Scaloni terlihat rapuh di lini belakang saat melawan Tanjung Verde, sehingga Martinez diharapkan mampu mempertahankan ketenangan dan akurasi umpannya. Pertemuan dengan tim Mesir yang disiplin dan lolos lewat adu penalti akan menjadi ujian berat bagi Argentina dalam mempertahankan gelar juara dunia mereka.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.