Laporan pada hari Sabtu menyebutkan bahwa Luka Modric, yang kini berusia 40 tahun, cenderung mengambil keputusan untuk tetap bertahan di Milan untuk musim 2026-27, meskipun timnya gagal lolos ke Liga Champions musim mendatang.
Secara teknis, Modric saat ini berstatus bebas transfer setelah kontraknya selama satu tahun dengan Milan berakhir pada 30 Juni. Mantan peraih Ballon d’Or itu bergabung dengan Rossoneri dengan kontrak berdurasi satu tahun dan memiliki opsi perpanjangan selama 12 bulan, namun opsi tersebut kini telah kadaluwarsa.
Masa depan Modric sempat diragukan setelah Milan menutup musim 2025-26 di posisi kelima klasemen Serie A, hasil yang mengecewakan dan berdampak pada kepergian pelatih kepala Massimiliano Allegri, direktur olahraga Igli Tare, direktur teknis Geoffrey Moncada, serta CEO Giorgio Furlani.
Beberapa laporan juga menyebutkan bahwa Modric, bersama sejumlah bintang besar Rossoneri lainnya, berpotensi hengkang pada bursa transfer musim panas ini. Bahkan, ada kabar bahwa Real Madrid menawarinya posisi sebagai pelatih atau direktur di klub tersebut.
Namun, menurut laporan dari La Gazzetta dello Sport pada hari Sabtu, kemungkinan Modric memperpanjang masa baktinya di Milan untuk satu musim lagi semakin meningkat.
Sampai saat ini, keputusan final belum diambil, tetapi pihak Milan dikabarkan sangat ingin mempertahankan gelandang legendaris tersebut. Modric disebut sangat menikmati waktunya di San Siro selama musim 2025-26 meskipun akhir musim berjalan kurang baik. Faktor tambahan yang memperkuat keinginannya untuk bertahan adalah kenyataan bahwa putrinya menikmati bermain untuk tim Milan U13.
Modric terlihat masih memiliki semangat tinggi di lapangan. Dalam pertandingan Serie A melawan Pisa SC di Arena Garibaldi pada 13 Februari 2026, sang gelandang mencetak gol penting bagi AC Milan dan merayakannya dengan penuh emosi di depan para pendukung Rossoneri.