DPRD Jatim Gandeng RS Sheila Medika Sidoarjo Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis Tiap Bulan
Sudarma Adi July 05, 2026 05:14 AM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Kabar gembira bagi masyarakat Jawa Timur yang membutuhkan layanan kesehatan khusus.

DPRD Jatim berkolaborasi dengan RS Sheila Medika Sidoarjo menggelar program bakti sosial operasi bibir sumbing secara gratis yang menyasar puluhan warga pada Sabtu (4/7/2026).

Layanan kesehatan cuma-cuma ini diinisiasi langsung oleh Anggota Komisi E DPRD Jatim, dr. Benjamin Kristianto, yang juga merupakan pemilik dari rumah sakit tersebut.

"Ini adalah bantuan murni yang kami berikan secara gratis kepada seluruh masyarakat umum tanpa perlu menggunakan BPJS," ujar dr. Benjamin saat dikonfirmasi dari Surabaya.

Baca juga: Curanmor di Bawah Umur Marak, DPRD Jatim Desak Pemprov Buat Regulasi Ketat dan Intervensi Masif

Diserbu Pasien Asal Pulau Madura

Kehadiran program ini langsung disambut antusias oleh masyarakat. Pada pelaksanaannya di akhir pekan ini, puluhan pasien tampak memanfaatkan kesempatan berharga tersebut.

Menariknya, mayoritas dari mereka datang jauh-jauh dari wilayah Pulau Madura.

Salah satu alasan tingginya minat warga adalah karena persyaratan medis yang ditentukan oleh pihak RS Sheila Medika tergolong cukup mudah dan tidak berbelit-belit.

Bagi masyarakat yang berminat, berikut adalah kriteria dan syarat medis yang harus dipenuhi:

  • Kategori Operasi Bibir Sumbing: Usia pasien minimal 3 bulan, berat badan minimal 5 kg, dalam kondisi sehat secara umum, serta wajib mengikuti rangkaian pemeriksaan laboratorium pra-operasi.
  • Kategori Operasi Sumbing Langit: Usia pasien minimal 10 bulan dengan berat badan minimal 10 kg.

Cegah Tersedak hingga Tekan Angka Bullying

Dokter Benjamin, yang juga menjabat sebagai Ketua Kesira Jatim ini, menjelaskan bahwa ia sengaja meluangkan waktu dan fasilitas rumah sakitnya demi masa depan anak-anak yang lahir dengan kondisi sumbing. Ia tidak ingin keterbatasan fisik mengganggu tumbuh kembang dan kesehatan mereka.

"Kami tidak ingin anak yang terlahir sumbing nantinya mengalami kesulitan. Apalagi sampai mengganggu kesehatannya, misalnya kondisi tersedak saat minum yang bisa berbahaya jika masuk ke jalur pernapasan," jelas politisi Partai Gerindra tersebut.

Selain karena pertimbangan medis dan kesehatan fisik, dr. Benjamin menegaskan bahwa tujuan utama lainnya dari operasi ini adalah demi faktor psikologis sang anak di masa depan.

"Kami ingin membantu meningkatkan rasa percaya diri mereka dan menekan potensi terjadinya perundungan (bullying) saat mereka bersosialisasi nanti," imbuhnya.

Mengingat tingginya kebutuhan warga, program operasi gratis bibir sumbing ini direncanakan bakal digelar rutin setiap bulan. Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dan ingin mendaftar, dapat langsung menghubungi pihak RS Sheila Medika Sidoarjo. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.