'Saya Harus Melakukannya!' - Mohamed Salah Cetak Gol Panenka Berani Saat Mesir Tahan Saraf dan Menang Adu Penalti Atas Australia di Piala Dunia
Agus Firmansyah July 05, 2026 04:41 AM

Mohamed Salah berhasil mengeksekusi penalti Panenka yang penuh keberanian untuk membawa Mesir lolos ke babak 16 besar Piala Dunia setelah kemenangan dramatis melalui adu penalti melawan Australia. Penyerang andalan tersebut menunjukkan ketenangan luar biasa dari jarak 12 yard setelah hasil imbang 1-1 yang menegangkan di Dallas, menulis sejarah ikonik bagi negara Afrika Utara yang penuh kebanggaan itu.

Firaun raih pencapaian bersejarah

Mesir melangkah ke babak berikutnya setelah menyingkirkan Australia yang tampil tangguh melalui adu penalti yang melelahkan. Tim Firaun membuka keunggulan lebih dulu lewat gol Emam Ashour, namun gol bunuh diri dari Mohamed Hany di babak kedua membuat kedudukan kembali imbang. Setelah perpanjangan waktu tidak menghasilkan pemenang, kegagalan eksekusi penalti dari Harry Souttar dan Lucas Herrington memberi kesempatan bagi Hossam Abdelmaguid untuk mencetak gol penentu kemenangan dengan skor 4-2 dalam adu penalti.

Salah jelaskan keberanian Panenka-nya

Dalam situasi adu penalti yang penuh tekanan dan seimbang, kapten berpengalaman itu maju menghadapi penjaga gawang pengganti Mat Ryan dan melakukan chip menakjubkan tepat di tengah gawang.

Dalam wawancara setelah pertandingan, legenda Liverpool yang kini berstatus bebas transfer setelah meninggalkan klub tersebut menegaskan tanggung jawabnya untuk memberikan contoh bagi para pemain muda.

Salah mengatakan: "Jika ada yang harus melakukannya, itu adalah saya. Saya lebih berpengalaman dari yang lain, dan saya ingin memberi mereka kepercayaan diri. Saya memutuskan pada menit terakhir, saya tidak tahu apakah ini Piala Dunia terakhir saya atau tidak, tapi saya harus melakukannya."

Setelah membawa negaranya meraih kemenangan pertama di fase gugur turnamen ini, penyerang tersebut memahami sepenuhnya bobot bersejarah dari pencapaian itu.

Ia menambahkan: "Ini adalah sejarah. Saya sudah mengatakan kepada rekan-rekan sebelum pertandingan bahwa ini adalah panggung terbesar yang bisa kalian mainkan, jadi nikmatilah dan jangan biarkan tekanan menguasai kalian. Saya senang kami berhasil memenangkan pertandingan. Sayang bagi mereka, mereka kalah lewat penalti. Tapi saya bahagia karena hari ini kami menulis sejarah."

Mesir bergabung dengan elite Afrika

Kemenangan luar biasa ini menjadi tonggak monumental dalam sejarah sepak bola, menjadikan Mesir sebagai negara Afrika kelima yang berhasil lolos dari babak gugur Piala Dunia. Hasil ini membuat Mesir bergabung dengan Kamerun, Senegal, Ghana, dan Maroko sebagai tim-tim Afrika yang pernah mencapai prestasi tersebut, sekaligus mematahkan hambatan psikologis yang telah lama membayangi di panggung dunia.

Tantangan besar di babak gugur berikutnya

Skuad Mesir kini harus segera menata kembali fokus dan emosi mereka menjelang laga berat di babak 16 besar melawan raksasa turnamen, Argentina. Tim asal Amerika Selatan itu melaju setelah menang tipis dalam laga lima gol yang menegangkan melawan Tanjung Verde. Menjaga pertahanan yang solid dan memanfaatkan peluang serangan balik melalui kapten ikonik mereka akan menjadi kunci jika Mesir ingin melanjutkan perjalanan menakjubkan mereka di Piala Dunia ini.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.