TRIBUNJATENG.COM - Penyebab kecelakaan Bus Sugeng Rahayu yang terjun ke sungai di Jalan Raya Bagor, Kabupaten Nganjuk, akhirnya terungkap.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) Satlantas Polres Nganjuk menyebut kecelakaan diduga bermula saat sebuah dump truk mengambil jalur berlawanan ketika menyalip di tikungan.
Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 12.30 WIB itu melibatkan Bus Sugeng Rahayu bernomor polisi W 7571 UP dengan dump truk bernomor polisi S 9687 UR.
Benturan mengakibatkan bus keluar jalur hingga tercebur ke sungai, sementara truk menghantam pembatas jalan dan pohon.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk, Ipda Wahby Irfan Izzudin, menjelaskan dump truk yang dikemudikan pria berinisial R melaju dari arah barat menuju timur.
Saat tiba di lokasi yang merupakan tikungan, pengemudi dump truk diduga berusaha mendahului kendaraan lain di depannya.
"Karena posisinya mendahului di tikungan, truk berjalan terlalu ke kanan dan memakan jalur berlawanan.
Pada saat bersamaan, dari arah timur ke barat melaju Bus Sugeng Rahayu yang dikemudikan oleh BR," terang Ipda Wahby, Sabtu (4/7/2026).
Mengetahui ada kendaraan di jalur berlawanan, kedua pengemudi disebut sempat melakukan manuver untuk menghindari benturan.
Namun jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindarkan.
"Kedua kendaraan akhirnya saling bersenggolan. Bagian samping bus tertabrak.
Setelah senggolan itu, dump truk tetap melaju lalu menabrak pembatas jalan serta pohon, sedangkan Bus Sugeng Rahayu terlempar dan tercebur ke dalam sungai," imbuhnya.
Akibat benturan tersebut, bus keluar dari badan jalan dan masuk ke sungai, sedangkan dump truk berhenti setelah menghantam pembatas jalan dan pohon di sekitar lokasi kejadian.
Polisi memastikan kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Meski demikian, puluhan penumpang mengalami luka-luka akibat benturan dan guncangan saat bus terjun ke sungai.
"Kami mencatat korban luka total sebanyak 27 orang.
Seluruh korban langsung dievakuasi ke dua rumah sakit terdekat, yaitu RSUD Nganjuk dan RS Bhayangkara Nganjuk, guna mendapatkan perawatan medis intensif," pungkasnya.
Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di RSUD Nganjuk dan RS Bhayangkara Nganjuk.
Sementara itu, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan Satlantas Polres Nganjuk.
Penyidik masih melakukan pemeriksaan lanjutan untuk mendalami faktor penyebab kecelakaan, termasuk aspek kelayakan kendaraan dan dugaan kelalaian pengemudi.