Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUA.COM, MIMIKA – 20 siswa angkatan kedua Papua Football Academy (PFA) resmi dilepas dalam Papua Football Academy Class of 2026 Graduation Ceremony yang digelar di Hotel Horison Diana, Jalan Budi Utomo, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu (4/7/2026).
Acara tersebut dihadiri Direktur dan Executive Vice President (EVP) Sustainable Development PT Freeport Indonesia Claus Wamafma, jajaran manajemen PT Freeport Indonesia, PFA Principal PT Garuda Gema Nusantara Ratu Tisha Destria, Direktur PFA Wolfgang Pikal, orang tua siswa, serta tamu undangan.
Dalam sambutannya, PFA Principal PT Garuda Gema Nusantara Ratu Tisha Destria mengingatkan lulusan bahwa momentum ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal perjalanan menuju cita-cita yang lebih besar.
Baca juga: Telkomsel Operasikan Massive MIMO Amankan Jaringan Konser di Stadion Mandala
Ia mengajak lulusan untuk terus menjaga disiplin, konsisten berlatih, dan mempersiapkan diri menghadapi target besar, termasuk mimpi tampil di Piala Dunia 2038.
"Selama tiga tahun kalian sudah belajar disiplin, berlatih saat lelah, belajar saat bosan, menjaga pola makan, dan berkorban demi mimpi. Pertanyaannya, apakah kalian siap melakukan itu selama 12 tahun ke depan menuju Piala Dunia 2038," ujar Ratu Tisha.
Menurutnya, sepak bola merupakan olahraga yang sangat mengutamakan detail dan presisi sehingga mereka harus terus belajar dari berbagai sumber, baik melalui pertandingan, buku, video maupun pengalaman para pemain dunia.
Baca juga: TSE Donasikan Balai Kampung untuk Warga Papua Selatan
Sementara itu, EVP Sustainable Development PT Freeport Indonesia Claus Wamafma mengatakan kehadiran Papua Football Academy merupakan bentuk komitmen PT Freeport Indonesia dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia Papua melalui olahraga.
Ia menjelaskan, PT Freeport Indonesia selama ini telah menjalankan berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat hingga pengembangan olahraga.
"Kami tidak pernah membayangkan akan memiliki akademi sepak bola seperti sekarang. Berawal dari dorongan Presiden Joko Widodo agar Indonesia mulai membangun akademi sepak bola, akhirnya PFA berdiri dan pada 31 Agustus nanti genap berusia empat tahun," katanya.
Claus berharap para lulusan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda Papua serta mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.
Baca juga: Turis Asal Jerman Antusias Berburu Ikan Pakai Tombak di Pantai Mnurwar Kabupaten Biak Numfor
Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Kabupaten Mimika, Yohana Paliling menyampaikan apresiasi kepada PT Freeport Indonesia dan Papua Football Academy yang telah berkontribusi membangun generasi muda Papua.
Menurutnya, PFA bukan hanya mencetak pemain sepak bola berbakat, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, serta sportivitas para siswa.
"Kelulusan ini bukanlah akhir perjalanan, tetapi awal dari babak baru. Teruslah belajar, berlatih, menjaga semangat, disiplin, dan jangan mudah menyerah. Jadilah anak-anak Papua yang membanggakan keluarga, daerah, dan Indonesia," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Papua Football Academy Wolfgang Pikal berpesan agar para lulusan selalu menjaga kesehatan, mempertahankan nilai-nilai yang telah diajarkan selama di akademi, serta tetap rendah hati dan menghormati orang tua maupun orang yang lebih tua.
Baca juga: Anggota KKB Berdiri di Atas Pesawat yang Dibakar, Polisi Selidiki Hubungan Bakusip dan Elkius Kobak
"Kami mencintai kalian. Tetap jaga kesehatan, rendah hati, hormati orang tua, dan terus berjuang meraih mimpi," pesannya.
Papua Football Academy berdiri pada 31 Agustus 2022 sebagai akademi pembinaan sepak bola bagi talenta muda Papua. Hingga 2026, PFA telah meluluskan 24 siswa angkatan pertama dan 20 siswa angkatan kedua.
Sejumlah alumninya telah memperkuat Garuda United, Tim Nasional U-17, dan Elite Pro Academy (EPA). Sementara Batch 2 berhasil menjuarai Garuda International Cup U-15 2025, Liga TopSkor U-16 Regional Surabaya, serta menjadi runner-up Piala Soeratin U-15 Nasional 2025.
Melalui program PFA Elite Camp, para pemain juga mendapat kesempatan berlatih di Korea Selatan, Jepang, Austria, dan Australia sebagai bagian dari pembinaan menuju sepak bola profesional.(*)