Ketua RT RW Bontoala Serbu Gerakan Pangan Murah Jelajah Sampah Pemkot Makassar di SMK Negeri 4
Sakinah Sudin July 05, 2026 12:22 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua RT RW se-kecamatan Bontoala serbu stand Gerakan Pangan Murah GPM) di SMK Negeri 4 Makassar, Jalan Bandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (5/7/2026) pagi.

Kecamatan Bontoala salah satu dari 15 kecamatan di Makassar, Sulsel.

Daerah ini berada di pusat kota dengan luas wilayah sekitar 2,1 hingga 2,5 kilometer persegi.

Kecamatan Bontoala memiliki 56 RW dan 240 RT yang terbagi ke dalam 12 kelurahan.

Adapun Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari kegiatan Jelajah Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar yang dilaksanakan setiap kecamatan.

Di Kecamatan Bontoala, kegiatan hari ini dipusatkan di SMK Negeri 4 Makassar.

‎Para Ketua RT RW membeli sejumlah bahan pokok yang dipasarkan.

‎Bahan pokok tersebut diantaranya beras, minta goreng, gula pasir, bawang merah, dan telur.

Selain bahan pokok, tampak sejumlah buah ditawarkan  selama kegiatan.

Salah satunya salak.

‎Ketua RT 003 RW 003 Kelurahan Timungan Kompor Nirwana, mengatakan baru mengetahui ada kegiatan pasar murah setelah sampai di lokasi kegiatan.

‎Ia membeli minyak satu liter dan buah salak dua kilogram (kg).

‎"Untung bawa uang, jadi beli ini," ucap Nirwana sambil menunjukkan barang yang dibeli.

‎Terkhusus buah salak, Nirwana mengatakan harganya sangat murah,.

Ia membelikan untuk anaknya di rumah.

‎"Supaya tidak pulang kosong ke rumah," imbuhnya.

‎Sementara Darma, Ketua RT 002 RW 006 Baraya, memilih membeli satu rak telur.

‎Ia mengungkapkan telur saat ini sangat mahal di pasaran sehingga ia langsung membeli ketika tahu harganya murah.

‎"Di pasar itu 50-an," kata Darma.

‎Telur tersebut kata Darma akan dipakai untuk konsumsi sehari-hari.

‎"Untuk di rumah ji ini dimakan," jelasnya.

‎Di tengah aktivitas jual beli, panitia kegiatan Jejalan Sampah juga tengah mempersiapkan acara.

‎Pemandu acara terdengar mengimbau RT RW untuk segera menempati kursi yang disediakan agar acara dapat segera dimulai.

Jaga Stabilitas Harga

‎Kepala Bidang Ketersediaan Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar Rahmaniar mengatakan, kegiatan Gerakan Pangan Murah untuk menstabilkan harga bahan-bahan pokok di pasaran.

Selain itu, untuk menangani inflasi harga barang-barang.

Gerakan Pangan Murah menyasar 153 kelurahan di Kota Makassar.

‎"Di luar acara kolaborasi seperti ini, kita laksanakan di kelurahan-kelurahan," kata Rahmaniar.

‎"6 kali dalam sepekan itu dilaksanakan selama tiga hari. Jadi setiap satu hari, ada dua titik pelaksanaan," jelasnya.

‎Rahmaniar menjelaskan, sejumla bahan pokok dijual seperti harga pasar.

Namun ada juga di bawah harga pasar.

Beras seharga Rp58 ribu kemasan 5 kg, bawang merah Rp30 per kg, dan minyak kemasan satu liter Rp23 ribu.

Adapun telur 1 rak seharga Rp45 ribu dan salak Rp7 ribu per kg.

‎"Beberapa produk sama dengan harga pasar seperti beras," kata ‎Rahmaniar.

"Beberapa lagi berbeda, seperti telur yang harga pasarnya itu sampai Rp50 ribu," jelasnya.

‎Selain gerakan pangan murah, agenda lain dalam kegiatan Jelajah Sampah adalah pameran UMKM, talkshow persampahan, dan kelas persampahan.

‎Kegiatan dihadirkan Kabid Persamaan dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar Aswin Harun, anggota Dewan Lingkungan Hidup Kota, Camat Bontoala Patahulla, dan jajaran lurah di Kecamatan Bontoala. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.