Laporan Wartawan TribunJatim.com, Melia Luthfi Husnika
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Deru mesin Vespa klasik menghidupkan jalanan Kota Kediri, Jawa Timur saat ratusan peserta Jambore Nasional Smallframe Indonesia mengikuti riding city tour bersama Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, Sabtu (4/7/2026).
Riding city tour tersebut menjadi salah satu agenda utama Jambore Nasional Smallframe Indonesia yang mempertemukan komunitas pecinta Vespa smallframe dari berbagai daerah di Indonesia.
Rombongan melintasi sejumlah ruas jalan kota sambil mengenalkan potensi wisata Kota Kediri kepada peserta dari luar daerah.
Perjalanan dimulai dari Kawasan Wisata Goa Selomangleng dan berakhir di Balai Kota Kediri.
Selain menjadi kegiatan silaturahmi antarkomunitas, city tour ini juga menjadi sarana promosi destinasi wisata, kuliner, serta potensi ekonomi kreatif Kota Kediri.
Jambore Nasional Smallframe Indonesia digelar selama dua hari, 4-5 Juli 2026.
Peserta datang dari berbagai wilayah, tidak hanya dari Jawa Timur, tetapi juga Bali, Kalimantan Timur, Jawa Tengah, dan sejumlah daerah lainnya.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh peserta yang telah memilih Kota Kediri sebagai tuan rumah penyelenggaraan jambore nasional tersebut.
“Saya mengucapkan selamat datang di Kota Kediri kepada seluruh peserta. Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah menyelenggarakan event nasional ini. Tentunya kegiatan ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Kediri sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Vinanda.
Baca juga: Kediri Mapan Expo 2026 Jadi Ruang UMKM dan Generasi Muda Tumbuhkan Ekonomi Kota
Vinanda menilai kegiatan berskala nasional seperti Jambore Nasional Smallframe Indonesia dapat memberi dampak ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran peserta dari berbagai provinsi berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan, penjualan UMKM, hingga okupansi penginapan di Kota Kediri.
Menurutnya, kegiatan komunitas otomotif tidak hanya menjadi ruang berkumpul bagi para penggemar kendaraan klasik.
Event seperti ini juga dapat menjadi pintu masuk untuk mengenalkan produk lokal, kuliner khas, dan tempat wisata Kota Kediri kepada pengunjung dari luar daerah.
Ia menyebut Vespa memiliki nilai historis yang tidak dimiliki oleh kendaraan pada umumnya.
Banyak Vespa lawas yang tetap dirawat selama puluhan tahun dan menjadi bagian dari warisan otomotif yang patut dijaga.
“Vespa bukan sekadar kendaraan. Banyak yang usianya sudah puluhan tahun tetapi masih terawat dengan baik. Ini menunjukkan bahwa Vespa memiliki nilai sejarah sekaligus menjadi warisan otomotif yang patut dijaga,” terangnya.
Baca juga: Vespa Satya Pamerkan Vespa LX 150 Terbaru hingga Moto Guzzi V7 CORSA di IIMS Surabaya 2026
Selama dua hari penyelenggaraan, panitia menyiapkan beragam kegiatan bagi peserta dan pengunjung. Agenda tersebut meliputi Smallframe Scooter Dyno Battle, Smallframe Contest, Smallframe Scooter Cat Walk, Smallframe Scooter Display, serta bursa jual beli suku cadang dan motor.
Selain itu, tersedia minitrack smallframe, foodcourt, lapak scooter, bakti sosial, dan berbagai aktivitas komunitas lainnya.
Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi hiburan sekaligus memperkuat jaringan antarpecinta Vespa smallframe dari berbagai daerah.
Vinanda juga mengapresiasi semangat persaudaraan yang tumbuh di dalam komunitas Vespa.
Ia menilai kebersamaan peserta yang datang secara berkelompok dari berbagai wilayah menjadi nilai positif yang dapat dicontoh masyarakat.
“Komunitas Vespa memiliki rasa persaudaraan dan kebersamaan yang sangat tinggi. Harapan saya, semangat ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat Kota Kediri,” ungkapnya.
Di akhir kegiatan, Vinanda mengingatkan seluruh peserta untuk tetap mengutamakan keselamatan dan ketertiban selama berkendara di Kota Kediri. Ia juga mengajak para peserta menikmati wisata, kuliner, serta situs-situs bersejarah sebelum kembali ke daerah masing-masing.
“Selamat menikmati Kota Kediri. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, memberikan manfaat bagi masyarakat, dan menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi seluruh peserta,” ujarnya.