TRIBUNGORONTALO.COM – Kesempatan emas bagi para profesional manajemen proyek untuk bergabung dengan instansi pemerintahan pusat akan segera ditutup.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia menjadwalkan batas akhir pendaftaran lowongan kerja untuk posisi strategis PMU SOPHI Team Leader hanya sampai Selasa, 7 Juli 2026 pukul 23.59 WIB.
Posisi ini menjadi sangat krusial karena kandidat terpilih nantinya akan memimpin proyek skala besar yang berfokus pada penguatan infrastruktur dan sistem kesehatan dasar di tanah air.
Kemenkes membuka peluang ini secara luas, tidak hanya untuk tenaga ahli domestik, melainkan juga bagi pelamar internasional yang memiliki rekam jejak kuat di bidang manajemen proyek pembangunan.
Penempatan posisi Team Leader ini akan berbasis di Jakarta, di bawah naungan Project Management Unit (PMU) Strengthening of Primary Health Care in Indonesia (SOPHI). Mengingat urgensi program yang berdampak langsung pada pelayanan publik, proses seleksi dipastikan berjalan ketat dengan kriteria pemeringkatan yang kompetitif.
Proyek SOPHI sendiri bukan program berskala kecil, melainkan sebuah inisiatif besar hasil kolaborasi multinasional.
Kementerian Kesehatan bermitra langsung dengan lembaga keuangan global seperti World Bank (WB), Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), dan Asian Development Bank (ADB) untuk mendanai sekaligus mengawal jalannya program ini.
Melalui kerja sama strategis tersebut, target utamanya adalah memperkuat pilar layanan kesehatan primer. Selain itu, proyek ini dirancang guna memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses fasilitas dan mutu pelayanan kesehatan yang jauh lebih berkualitas secara merata di seluruh wilayah Indonesia.
Mengingat kompleksitas tanggung jawab yang diemban, Kemenkes menetapkan standar kualifikasi yang tinggi bagi para pelamar posisi Team Leader ini. Komposisi syarat mencakup latar belakang pendidikan tingkat lanjut serta portofolio kepemimpinan pada proyek-proyek multilateral sebelumnya.
Bagi para pemburu kerja yang ingin mencoba tantangan ini, detail persyaratan mengenai kompetensi, pengalaman kerja di sektor publik, hingga kemampuan bahasa asing wajib dipenuhi secara komprehensif sebelum berkas dikirimkan melalui sistem rekrutmen daring.
Dikutip dari akun Instagram @kemenkes_ri, Sabtu (4/7/2026), pelamar yang berminat dengan lowongan kerja ini harus memenuhi sejumlah kualifikasi berikut:
Pendidikan minimal S2 (Master).
Memiliki sertifikasi Project Management Professional (PMP) menjadi nilai tambah.
Memiliki pengalaman minimal 7 tahun dalam proyek pembangunan internasional.
Berpengalaman minimal 5 tahun dalam posisi manajerial pada proyek yang didanai hibah atau pinjaman dari bank pembangunan multilateral (MDB) maupun lembaga pembangunan bilateral/multilateral.
Memiliki pengalaman dalam pelaksanaan proyek pemerintah yang bersifat multi-tahap atau multi-fase.
Pengalaman pada proyek Kementerian Kesehatan dan/atau sektor kesehatan menjadi nilai lebih.
Terbukti mampu memimpin tim multidisiplin dan berkoordinasi dengan pemerintah, mitra pembangunan, akademisi, serta pemangku kepentingan lainnya.
Memiliki pengalaman dalam manajemen proyek, pemantauan, supervisi, dan pelaporan.
Berpengalaman memantau kemajuan proyek, kepatuhan terhadap kontrak, serta pelaksanaan proyek.
Mampu bekerja secara adaptif, efisien, dan di lingkungan kerja yang dinamis.
Mahir berbahasa Inggris, baik lisan maupun tulisan.
Bagi Anda yang berminat dengan lowongan kerja di atas dan memenuhi kualifikasi, dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui situs resmi rekrutmen PMU SOPHI Kementerian Kesehatan di https://s.kemkes.go.id/RecruitmentIHSSBatchX.
Batas akhir pendaftaran adalah 7 Juli 2026 pukul 23.59 WIB. Selain tautan pendaftaran, informasi lebih lanjut mengenai kualifikasi, persyaratan, serta mekanisme rekrutmen dapat diakses melalui laman resmi IHSS Kementerian Kesehatan.
Kemenkes menyampaikan bahwa hanya pelamar yang lolos seleksi administrasi yang akan dihubungi. Proses rekrutmen akan dilaksanakan sesuai mekanisme rekrutmen proyek, persyaratan administrasi, serta ketentuan tata kelola Proyek SOPHI, termasuk ketentuan yang berlaku dalam World Bank Procurement Regulations.