TRIBUNNEWS.COM - Bek Barcelona dan timnas Spanyol, Pau Cubarsi, merencanakan untuk 'war' jersey Cristiano Ronaldo selepas laga 16 Besar Piala Dunia 2026.
Spanyol dan Portugal akan saling sikut berebut tiket lolos 8 Besar Piala Dunia 2026 di Stadion AT&T, Arlington, Amerika Serikat, Selasa (7/7) dini hari WIB.
Sorotan utama jelas ditujukan kepada Cristiano Ronaldo.
CR7 akan menjadi yang paling diperhatikan di antara penyerang beken milik Selecao das Quinas.
Bahkan dalam wawancara beberapa waktu lalu, kiper Spanyol, Unai Simon, meminta rekan-rekannya untuk memastikan Ronaldo jangan sampai masuk kotak penalti ketika pertandingan.
Cristiano Ronaldo tampil menjanjikan sepanjang Piala Dunia 2026.
Pemain berusia 41 tahun ini sudah mencetak tiga gol, alias terpaut empat lesakan dari top skorer sementara, Lionel Messi-Kylian Mbappe.
Kendati secara efektivitas Cristiano Ronaldo banyak membuang peluang, namun tugasnya sebagai pemimpin di lapangan tidak tergantikan.
Hal itu yang kemudian membuat CR7 tidak tersentuh rotasi dan selalu starter di Piala Dunia edisi 23 ini.
"Martinez (pelatih Portugal-red) ini rispek kepada Cristiano Ronaldo, karena dimainkan terus enggak pernah rotasi. Pada fase grup tetap dimainkan," ujar konten kreator @Hamkaisme, Rizky Yuwana dalam podcast Super Taktik berjudul "Plot Twist 16 Besar Piala Dunia 2026, Adakah Kejutan Lagi?" di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
"Masukan buat Martinez, sesekali Ronaldo dicadangkan, masuk sebagai pengganti, menjadi game changer, dan menjadi pahlawan. Itu harapan saya," sambungnya.
Kendati demikian, magnet Cristiano Ronaldo tidak bisa dipungkiri.
Bahkan Pau Cubarsi notabene-nya pemain Barcelona yang memiliki ikon seorang Lionel Messi, tak ragu untuk menyatakan kekagumannya kepada CR7.
Baca juga: Cristiano Ronaldo Rajanya Penalti, CR7 Menang Telak dari Lionel Messi
Bek berusia 19 tahun ini juga memberikan pernyataan, bahwa dirinya sangat ingin melawan Cristiano Ronaldo.
Cubarsi menyayangkan saat dirinya tak membela timnas Spanyol do UEFA Nations League 2025, saat Portugal mengalahkan timnas negaranya di partai final.
"Saya kembali dari cedera tapi saya tidak ikut serta di UEFA Nations League, dan saya tidak berkesempatan bermain melawan Cristiano Ronaldo," ujar Pau Cubarsi mengenang, dalam wawancaranya dengan media Spanyol, RTVE, Senin (6/7) waktu Amerika Serikat.
"Kami tahu semua sejarah yang dia ciptakan, dan apa yang dia lakukan untuk sepak bola," sambungnya.
Pau Cubarsi mendapatkan pertanyaan apakah yang akan dilakukan setelah laga melawan Portugal. Pemain Barcelona ini dengan senyum malu-malu ingin meminta jersey Cristiano Ronaldo.
Tetapi dia menyadari bahwa itu tidak akan mudah karena dalam prediksinya, banyak pemain Spanyol lainnya yang juga ingin meminta jersey CR7, yang konon ini akan jadi Piala Dunia terakhir baginya bersama timnas Portugal.
"Saya akan minta jersey Cristiano Ronaldo, tetapi pasti akan ada banyak pemain (Spanyol-red) yang juga menginginkannya," kata Cubarsi sembari tersenyum tipis.
Terlepas dari itu, Spanyol dan Portugal masuk kategori favorit juara pada Piala Dunia 2026.
Siapapun yang melaju ke 8 Besar antara Spanyol atau Portugal, akan melawan pemenang duel Amerika Serikat vs Belgia.
(Tribunnews.com/Giri)