Gelagat Pria Diduga ODGJ yang Ngamuk di Perumahan Bantarjati Bogor, Warga Curigai Pelaku Sejak Subuh
khairunnisa July 05, 2026 04:03 PM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA -  Seorang pria diduga ODGJ mengamuk di kawasan perumahan Villa Citra 3 Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Minggu (5/7/2026).

Kaca rumah warga sampai dihancurkan dan sepeda motor digulingkan.

Saat ini ODGJ sudah dibawa oleh polisi dan diamankan dengan tangan yang berdarah usai memecahkan kaca.

Gelagat aneh sudah dilihat warga sejak subuh.

Pria diduga ODGJ yang diketahui bernama Fajar itu sudah duduk di depan Pos Satpam komplek perumahan.

"Dia ngakunya orang Aceh, dia punya istri, istrinya selingkuh katanya," kata warga sekitar Rudysa kepada TribunnewsBogor.com di lokasi.

Rudsya langsung mencap Fajar sedang mengalami depresi hebat.

Saat itu ia langsung masuk ke Masjid untuk salat subuh.

Sampai menjelang siang, Fajar masih duduk di pos satpam itu.

Dia sempat bertanya kepada Fajar untuk mengetahui asal usulnya.

Baca juga: Seorang Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Perumahan Bantarjati Bogor, Kaca Rumah Warga Sampai Dipecahkan

Rudysa sempat mengira Fajar ini adalah warga yang sedang berolahraga.

Dia malah mengamuk dan sempat cekcok dengan Rudysa.

Fajar ingin masuk ke acara santunan anak yatim di masjid perumahan.

"Dia memuncak, nah, tegang sama saya. Tegang sama saya karena dia mau masuk ke acara santunan anak yatim itu. Saya bilang, "Jangan." Tapi dia ngotot," ujarnya.

Rudysa tidak melawan sebab sudah mengira bahwa Fajar sedang dalam gangguan jiwa.

Ia terus membujuknya dan akhirnya Fajar pergi.

Awalnya ia mengira Fajar akan keluar komplek perumahan namun berbelok ke arah rumah warga yang sedang kosong.

Ia langsung mengamuk dan memecahkan kaca sampai menjatuhkan sepeda motor.

Usai memecahkan kaca, tangannya penuh dengan darah dan kembali ditenangkan.

Namun, Fajar terus meracau dan akhirnya warga memanggil polisi untuk mengamankan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.