Bhinneka Run 2026 Ukir Awal Manis, Ribuan Pelari Ramaikan TMII dalam Semangat Persatuan
Hasiolan Eko P Gultom July 05, 2026 06:38 PM

Bhinneka Run 2026 Ukir Awal Manis, Ribuan Pelari Ramaikan TMII dalam Semangat Persatuan

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ajang lari Bhinneka Run 2026 sukses mencuri perhatian masyarakat dengan menghadirkan perpaduan olahraga dan keberagaman budaya di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu (4/7/2026).

Mengusung tema "Different Stories, One Finish Line", event perdana ini menjadi wadah bagi ribuan pelari dari berbagai latar belakang untuk merayakan semangat persatuan melalui gaya hidup sehat.

Ajang ini diikuti lebih dari 2500 pelari. Sepanjang lintasan, peserta disambut berbagai atraksi budaya, mulai dari alunan musik tradisional, penampilan pendukung dengan kostum adat Nusantara, hingga berbagai aktivitas yang memperkuat nuansa kebhinekaan.

Inisiator Bhinneka Run, Rahayu Saraswati, mengatakan meningkatnya kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap gaya hidup sehat menjadi salah satu alasan lahirnya ajang tersebut.

“Ya, kami ini berasal dari anak-anak muda yang mencintai gaya hidup sehat. Sekarang juga semakin banyak generasi Z dan milenial yang, sejak pandemi Covid-19, mulai memiliki kesadaran untuk menjalani hidup sehat,” ujar Rahayu Saraswati usai mengikuti lomba lari 10k.

“Dari kesadaran itu, kami melihat ini menjadi kesempatan yang baik untuk semakin meramaikan kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan, seperti Bhinneka Run,” sambungnya.

Untuk alasan pemilihan lokasi, TMII dipilih sebagai penyelenggaraan karena memiliki nilai historis dan budaya yang mampu menghadirkan pengalaman berbeda dibandingkan ajang lari lainnya.

“Selama ini mungkin sudah banyak event lari di CFD, tetapi belum ada yang benar-benar mengangkat kenangan masa kecil kita di Taman Mini Indonesia Indah. Kami senang sekali bisa membawa seluruh peserta berkumpul di TMII dalam semangat kebersamaan,” ujarnya.

Meski baru pertama kali digelar, Rahayu mengaku antusiasme masyarakat melampaui ekspektasi.

Ia mengapresiasi seluruh panitia dan pihak yang terlibat karena mampu menyelenggarakan acara dalam waktu persiapan yang relatif singkat, yakni sekitar dua hingga tiga bulan.

Tingginya minat masyarakat membuat penyelenggara mulai menyiapkan rencana pengembangan Bhinneka Run pada 2027.

Selain menambah kuota peserta menjadi sekitar 5.000 orang, panitia juga mempertimbangkan menghadirkan kategori half marathon.

“Kami mendapat kabar bahwa hanya dalam waktu satu minggu setelah pendaftaran dibuka, seluruh 3.000 slot langsung sold out. Karena itu kami mulai mempertimbangkan untuk kembali menggelar Bhinneka Run tahun depan dengan jumlah peserta yang lebih banyak, bahkan mungkin menghadirkan kategori half marathon,” ujar Rahayu.

Lebih dari sekadar kompetisi lari, Rahayu berharap Bhinneka Run dapat menjadi ruang yang mempertemukan seluruh elemen masyarakat tanpa memandang usia maupun latar belakang.

“Kami ingin Bhinneka Run benar-benar mencerminkan namanya, yaitu menunjukkan keberagaman Indonesia. Mulai dari lintas usia hingga berbagai latar belakang masyarakat bisa berpartisipasi bersama,” kata Rahayu.

Semangat tersebut juga tercermin melalui berbagai aktivitas yang digelar selama acara, salah satunya kompetisi Best Dress saat berlari.

Sejumlah peserta tampil mengenakan kostum kreatif, seperti Hanoman, Garuda Putih, hingga pakaian adat dari berbagai daerah, seperti Minahasa, Dayak, Nusa Tenggara Timur, Jawa, dan daerah lainnya.

“Niat dan kreativitas para peserta benar-benar luar biasa. Dari situ terasa sekali kebanggaan kita terhadap Indonesia,” pungkasnya.

Selain memperebutkan hadiah podium, acara ini dimeriahkan dengan pembagian ribuan doorprize menarik, mulai dari perlengkapan lari, merchandise eksklusif, hingga grand prize berupa satu unit mobil listrik untuk menjadi rebutan para peserta yang beruntung.

M. Gilang Kartiko, Ketua Penyelenggara Bhinneka Run 2026, menyampaikan apresiasinya atas kelancaran acara.

“Alhamdulillah, acara hari ini berjalan dengan sangat lancar dan sesuai harapan. Terima kasih kepada seluruh partisipan, sponsor, serta tim medis yang telah sigap menjaga keamanan peserta,” kata Gilang.

“Melihat senyum para pelari saat melewati garis finis dan menyaksikan kemeriahan di race village merupakan bayaran setimpal atas kerja keras seluruh panitia selama berbulan-bulan. Kami sudah tidak sabar untuk menghadirkan Bhinneka Run dengan kejutan yang lebih besar tahun depan,” jelas Gilang.

 



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.