TRIBUN-MEDAN.com - Begal Belawan inisial B menangis ditangkap Polisi. B sering melakukan begal yang mengakibatkan korban terluka.
Video interogasi B viral di media sosial, Sabtu (4/7/2026).
B sempat mencoba berbohong saat ditanya Polisi dan TNI. Dia pura-pura tidak tahu terkait peristiwa begal di Belawan.
Petugas gabungan Polisi dan TNI memberantas aksi premanisme yang meresahkan di Belawan.
Dalam interogasi itu, B juga mengaku selalu ikut tawuran di Belawan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, terduga pelaku saat melakukan aksi tindak kejahatan dan tawuran sering menggunakan senjata tajam (sajam).
Tak hanya sajam digunakan pelaku untuk tawuran melainkan senjata api.
Namun belum diketahui senjata api mainan atau asli untuk menakut-nakuti korbannya.
Pada saat diamankan, pelaku sempat diintrogasi oleh petugas, berdasarkan dari keterangan pelaku B mengakui bahwa senjata api tersebut digunakan untuk tindak kejahatan jalanan.
Sementara itu, dirinya tak sendirian melakukan aksi kejahatan melainkan bersama sejumlah temannya.
Hingga kini, petugas kepolisian masih proses pemeriksaan mendalam terhadap B dan dugaan kepemilikan senjata api serta pihak lain dalam aksi kejahatan jalanan yang dilakukan terduga pelaku B yang selama ini.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan saat dikonfirmasi Tribun Medan via WhatsApp, Minggu (5/7/2026), mengenai penangkapan terduga pelaku berinisial B dan kepemilikan senjata api enggan untuk berkomentar.
Baca juga: Beasiswa Peduli Orangutan, Siapkan SDM Unggul untuk Konservasi Satwa
Baca juga: Patroli Malam Minggu Polres Siantar, Tiga Sepedamotor Knalpot Brong Meresahkan Kini Diamankan
Polsek Medan Labuhan Patroli
Saat aktivitas kota mulai mereda pada Kamis malam, 2 Juli 2026, personel Polsek Medan Labuhan justru bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan di wilayah hukumnya.
Patroli malam itu menjadi bagian dari upaya kepolisian menekan kejahatan jalanan sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Sejumlah titik yang dinilai rawan menjadi sasaran patroli, mulai dari jalan utama, kawasan permukiman, objek vital, hingga lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya remaja pada malam hari.
Selain memantau situasi, personel juga berdialog dengan warga dan menyampaikan imbauan agar masyarakat turut berperan menjaga keamanan lingkungan.
Kapolsek Medan Labuhan Kompol D. Raja Putra Napitupulu mengatakan patroli malam merupakan kegiatan rutin yang terus diperkuat sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai bentuk kriminalitas.
Menurut dia, patroli difokuskan untuk mengantisipasi tindak kejahatan seperti begal, pencurian, aksi geng motor, tawuran, maupun gangguan kamtibmas lainnya yang berpotensi terjadi pada malam hingga dini hari.
"Kehadiran personel di lapangan diharapkan memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan," ujar Raja Putra.
Selama patroli berlangsung, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap pengendara maupun kelompok masyarakat yang masih beraktivitas apabila ditemukan hal-hal yang mencurigakan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
Kapolsek mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi penerima layanan keamanan, tetapi juga berperan aktif menjaga lingkungan.
Warga diminta segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak pidana maupun situasi yang berpotensi mengganggu ketertiban melalui Polsek Medan Labuhan atau layanan darurat Call Center Polri 110.
Menurut Raja Putra, sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi salah satu kunci menjaga stabilitas keamanan di wilayah Medan Labuhan.
Patroli yang dilakukan secara rutin diharapkan mampu menekan angka kejahatan jalanan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.(Jun-tribun-medan.com).
(cr9/Tribun-medan.com)