BANJARMASINPOST.CO.ID - Nasib karier keartisan Sarwendah jadi sorotan setelah petisi boikot mulai ditandatangani puluhan ribu orang.
Mungkinkah janda Ruben Onsu bakal senasib Saipul Jamil, Nikita Mirzani dan Ayu Ting Ting yang juga pernah kena boikot?
Memang, perseteruan antara Ruben Onsu dan Sarwendah menuai beragam respon dari warganet. Salah satu yang paling ekstrem adalah aksi petisi boikot Sarwendah.
Kisruh rumah tangga antara Ruben Onsu dan Sarwendah masih menjadi perbincangan panas di kalangan warganet. Masalah nafkah sampai perebutan hak asuh anak menjadi pokok permasalahan, yang sampai ini belum ada ujungnya.
Belum lagi, beberapa potongan video Sarwendah viral, yang berisikan sindiran-sindiran halus diduga dialamatkan untuk Ruben Onsu.
Hal ini membuat Sarwendah kerap dirujak netizen, terutama penggemar Ruben Onsu.
Baca juga: Akhirnya Jordi Jawab Isu Sarwendah Jalani Pesugihan di Gunung Kawi, Adik Ruben Onsu Buat Pengakuan
Baca juga: Masukkan Anak ke Pesantren, Celine Evangelista Tak Kuasa Tahan Tangis Saat Berpisah, Marissa Haru
Puncaknya adalah ketika sebuah petisi yang berisi aksi boikot terhadap Sarwendah muncul dalam platform change.org.
Menurut pantauan Grid.ID pada Minggu (5/7/2026), setidaknya sudah ada tiga petisi yang dibuat yakni ‘Cancel Sarwendah dari Media Sosial’, ‘Boikot Sarwendah’ dan ‘Boikot/dan Cancel Sarwendah untuk Semua Media Sosial dan televisi’.
Dari ketiga petisi tersebut, ‘Cancel Sarwendah dari Media Sosial’ mendapat paling banyak tanda tangan dari warganet.
Petisi yang dibuat oleh akun ‘Netizen Update’ itu juga yang paling pertama dibuat, yakni pada tanggal 29 Juni 2026.
Jika diamati, sampai dengan pukul 15.30 tadi, sudah terkumpul 60 ribu lebih tanda tangan.
Selain itu, di dalam petisi tersebut juga diserukan agar Sarwendah tak lagi diberi ruang untuk melakukan promosi dalam bentuk apapun.
“Kami, masyarakat yang menandatangani petisi ini, mengajak seluruh brand dan pelaku usaha untuk mempertimbangkan kembali kerja sama promosi maupun penjualan produk melalui siaran langsung (live streaming) bersama artis tersebut.”
“Kami percaya bahwa setiap brand memiliki tanggung jawab untuk menjaga citra, kredibilitas, serta kepercayaan konsumen. Oleh karena itu, kami berharap perusahaan lebih selektif dalam memilih figur publik yang akan dijadikan wajah promosi produknya.”
“Melalui petisi ini, kami menuntut agar tidak ada lagi brand yang bekerja sama dengan artis tersebut dalam kegiatan pemasaran, khususnya melalui live streaming, hingga berbagai polemik yang menjadi perhatian publik mendapatkan kejelasan.”
Beberapa artis ini sempat menjadi bahan perbincangan publik hingga akhirnya mereka diboikot di televisi.
Bahkan, sampai kini ada yang masih diboikot dan sulit masuk televisi yakni Saipul Jamil.
Kompas.com merangkum deretan artis yang terkena boikot tampil di televisi atau sebagainya.
1. Saipul Jamil
Penyanyi dangdut Saipul Jamil menjadi artis yang diboikot tampil di televisi. Padahal, Saipul Jamil kala itu baru bebas dari penjara.
Muncul sebuah petisi yang meminta Saipul Jamil untuk tidak tampil lagi di televisi.
Saipul Jamil diboikot lantaran publik dunia maya yang melihat kasusnya sebagai mantan narapidana asusila dan suap.
Petisi itu dibuat oleh akun Lets Talk and Enjoy yang ditujukan kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).
Bahkan, petisi boikot Saipul Jamil di situs Change.org yang hingga Senin (13/9/2021) sudah mencapai 537.223 tanda tangan.
KPI menanggapi petisi tersebut di laman change.org dengan menujukkan kepada masyarakat Indonesia.
2. Ayu Ting Ting
Penyanyi dangdut Ayu Ting Ting juga pernah mendapat kecaman dari netizen sehingga muncul pemboikoran atasnya.
Alasan Ayu Ting Ting diboikot lantaran salah satu perbuatannya yang dinilai tak sopan.
Pada saat live salah satu program televisi, Ayu Ting Ting tampak menendang salah satu talent.
Petisi pemboikotan Ayu pun dimuat dalam change.org menyebut blacklist Ayu Ting Ting dari dunia pertelevisian.
Melansir laman Change.org, netizen yang telah menandatangani petisi blacklist Ayu Ting Ting jumlahnya mencapai 127.418 orang
3. Nikita Mirzani
Selanjutnya ada artis sensasional Nikita Mirzani yang juga pernah diboikot untuk tampil di televisi.
Adapun alasan Nikita Mirzani diboikot lantaran terlalu banyak bermasalah yang saat itu dengan Dipo Latief, Kriss Hatta hingga Puput Carolina.
Saat itu petisi untuk memboikot Nikita Mirzani menjadi ramai.
Petisi boikot Nikita Mirzani yang diunggah di laman Change.org sempat ditandatangani oleh 101.790 orang.
4. Gofar Hilman
Konten kreator Gofar Hilman juga pernah mendapat pemboikotan dari netizen atau lebih kepada cancel culture.
Gofar terkena cancel culture lantaran ia dituding melecehkan seorang perempuan. Hal itu berawal dari pemilik akun Twitter @quweenjojo yang membuat pengakuan dilecehkan Gofar.
Kejadian tersebut ramai diperbincangkan pada 2021 lalu yang membuat Gofar mendapatkan cancel culture.
Kendati demikian, masalah itu akhirnya selesai setelah perempuan tersebut meminta maaf kepada Gofar atas tudingannya yang tidak benar adanya.
5. Rizky Billar
Yang terbaru ialah Rizky Billar yang diboikot dari stasiun televisi swasta usai melakukan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Rizky Billar bahkan dilaporkan oleh Lesti, istrinya, atas tindakan tersebut hingga berujung di kantor polisi.
Walhasil, gara-gara KDRT itu Rizky Billar dicopot sebagai host acara Dangdut Academy 5.
Keputusan itu diambil sesuai keputusan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk menutup ruang bagi pelaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), baik di televisi maupun radio.
"Keputusan Komisi Penyiaran Indonesia mengenai penutupan ruang untuk semua pelaku KDRT untuk tampil di radio dan televisi," kata Ramzi host DA 5.
"Dan Indosiar menjawab pertanyaan netizen sekaligus mengambil keputusan. Dengan ini kami umumkan bahwa mulai malam ini Rizky Billar tidak lagi menjadi host Dangdut Academy," tutur Irfan Hakim.
Kronologi perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah berawal saat kuasa hukum Sarwendah, Abraham Simon menyebut bahwa sang klien merasa terganggu dengan kedatangan debt collector untuk urusan cicilan mobil yang merupakan aset Ruben Onsu.
“Kedua kalinya klien kami diusik oleh debt collector penagihan salah satu mobil yang sebenarnya adalah aset milik RO. Penguasaannya ada di RO,” ujarnya saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (31/5/2026).
Tak hanya itu, pihak Sarwendah juga menyebut bahwa Ruben Onsu berhenti memberi nafkah anak sejak 6 bulan lalu. Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu justru menyebut bahwa kliennya lah yang membiayai pemeliharaan anak-anak.
“Fakta yang terjadi walaupun sudah disepakati terkait dengan anak ini, pada faktanya klien kami sejak akhir tahun 2025 sampai 2026 saat ini justru klien kami yang membiayai biaya pemeliharaan anak-anak,” kata Abraham Simon.
“Biaya sekolah, les-les atau bimbingan belajar, dan kalau ada anak-anak yang sakit ke dokter, itu bahkan klien kami menanggung. Sejak dari akhir tahun 2025 jadi bisa dilihat di akta kesepakatan sudah diatur tapi pada pelaksanaannya sampai saat ini, yang melakukan adalah klien kami atau Sarwendah,” tegasnya.
Terkait hal itu, pihak Ruben Onsu membenarkannya. Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang mengaku sengaja menghentikan nafkah sementara lantaran kesal kesulitan bertemu anak-anak.
"Ruben berpikir, 'Kewajibanku kubayar terus bahkan melampaui apa yang seharusnya, hakku aku enggak dapat.' Oh dia juga ingin menunjukkan aksi protesnya, 'Aku juga bisa tidak melaksanakan kewajibanku'," kata Minola di Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (31/5/2026).
"Dan itu baru dilaksanakan, dimulai dari Desember. Ya, sampai hari ini baru 6 bulan udah teriak. Lupa, kantong plastik sampah juga dibiayai. Ada perinciannya. Lupa asuransinya, meskipun sudah tidak lagi jadi istri tetap
dibayarin
asuransinya," jelas Minola.
Setelah ramai permasalahan tersebut, beredar video Sarwendah diduga menyindir Ruben Onsu saat live di media sosial.
Ia juga menyinggung soal tak butuh nafkah Rp200 juta lantaran bisa mendapat uang itu dalam sekali live. Buntut dari hal itu, Sarwendah akhirnya panen hujatan. Ia pun langsung mengucapkan permintaan maaf di media sosial.
(Banjarmasinpost.co.id/Grid,id)