SURYAMALANG.COM, KOTA MOJOKERTO - Pengguna transportasi Kereta Api (KA) di Mojokerto meningkat sebesar 6 persen pada semester I tahun 2026.
PT KAI Daop 8 Surabaya mencatat, Stasiun Mojokerto melayani sebanyak 199.747 pelanggan, selama periode Januari-Juni 2026.
Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengatakan, Stasiun Mojokerto menorehkan pertumbuhan positif seiring meningkatnya antusiasme masyarakat menggunakan moda transportasi KA.
"Stasiun Mojokerto melayani sebanyak 199.747 pelanggan dengan peningkatan sekitar 6 persen."
"Jika dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 188.677 pelanggan," ujar Mahendro Trang Bawono kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (5/7/2026).
Ia menjelaskan berdasarkan data tersebut kedatangan lebih mendominasi mencapai 102.613 pelanggan dan keberangkatan sebanyak 97.134 pelanggan.
Artinya, peningkatan yang didominasi kedatangan ini semakin menguatkan pentingnya peran Kota Mojokerto yang menjadi destinasi aktivitas ekonomi, pendidikan, bisnis, maupun pariwisata di Jawa Timur.
Baca juga: Pria Asal Malang dan Pasuruan Ditangkap Polres Mojokerto, Kasus Penipuan Modus Penggandaan Uang
"Peningkatan jumlah pelanggan di Stasiun Mojokerto menjadi indikator positif tumbuhnya aktivitas ekonomi, perdagangan, pendidikan hingga pariwisata di Mojokerto," pungkas Mahendro.
Mahendro menambahkan, faktor yang mempengaruhi peningkatan pelanggan di antaranya, aktivitas ekonomi daerah, berkembang sektor perdagangan, jasa hingga UMKM.
Termasuk, tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur panjang Semester I tahun 2026.
"Di sisi lain, Mojokerto juga terus berkembang sebagai daerah tujuan perjalanan berkat keberadaan destinasi wisata sejarah, budaya maupun alam yang semakin diminati," tandasnya.
Baca juga: Dampak Hujan Ekstrem Jatim: Genangan Rendam 16 Titik Surabaya, Pohon Tumbang Tutup Jalan Mojokerto