POS-KUPANG.COM, KUPANG - Renungan Harian Kristen Senin 6 Juli 2026, dengan judul Hanya TUHANlah Allah. Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu,
dengan segenap jiwamu, dan segenap kekuatanmu.
Renungan Harian Kristen ini merujuk pada KITAB ULANGAN 6:1-9.
Isi buku renungan ini berdasarkan Alkitab dan ajaran iman Kristen sesuai tradisi Calvinis yang bersumber dari Alkitab - LAI Terjemahan Baru Edisi 2 (TB2).
POS-KUPANG.COM telah mendapat izin dari Pdt. Yudith A. Nunuhitu Follabessy, M.Si, anggota Tim Penyusun Renungan Harian Suluh Injil edisi Juli 2026.
Baca juga: Renungan Harian Kristen Minggu 5 Juli 2026, Wariskan Iman, Bukan Sekadar Nama
Renungan Harian Bulan Juli 2026 ini mengambil judul Pendidikan yang Memerdekakan - Menghidupi Hikmat Allah dalam Keseharian.
Simak selengkapnya Renungan Harian Kristen.
Pendidikan Kristen menekankan keutamaan Allah sebagai satu-satunya yang boleh disembah.
Bangsa Israel, dalam sejarahnya, menyaksikan bahwa mereka tidak hanya menyembah TUHAN, yakni Allah Yahweh.
Mereka percaya kepada ilah lain juga. Kita orang Kristen mengaku percaya kepada Allah yang esa, namun bukan berarti kita tidak menyembah ilah lain.
Marilah kita belajar dari firman Tuhan dan memastikan siapakah TUHAN, Allah yang sebenarnya dan yang harus kita sembah sebagai Tuhan.
Mengenal Tuhan dan Mengasihi-Nya
Didikan dalam keluarga yang diperintahkan Allah ialah didikan orang tua agar anak-anak mengasihi Tuhan.
Kata “Kasihilah” merupakan kata perintah, yang menyatakan bahwa mengasihi Allah bukan sekadar perasaan, tetapi mengandung komitmen, dan
harus diwujudkan dalam perbuatan (bnd. Ul. 10:18).
Di dalam konteks Alkitab, kasih merupakan komitmen dan tindakan nyata, harus dilakukan. Kasih itu diperintahkan.
Perintah kasih menyatakan bahwa TUHAN, Allah Yahweh menghendaki semua keluarga untuk mengenal dan berelasi dengan Dia. Ini tidak terjadi pada makhluk lain.
Orang Israel memahami perbedaan antara TUHAN, Allah Yahweh dengan Allah Elohim.
Nama Elohim menyatakan Allah Pencipta langit dan bumi (Kej. 1:1-2:3).
Sedangkan Yahweh menyatakan TUHAN, Allah Pencipta dan Penebus yang berelasi dengan manusia (Kej. 2:4-25).
Semua manusia dapat mengenal Elohim melalui ciptaan-Nya, misalnya langit menceritakan tentang Elohim (bnd. Maz. 19:2). Ini
merupakan anugerah yang bersifat umum bagi semua manusia.
Tetapi TUHAN, Yahweh menghendaki manusia mengenal Dia dan berelasi dengan-Nya.
Dan untuk itu Ia memberikan Taurat yang menyatakan siapa Tuhan dan apa perintah bagi umat-Nya.
Ini anugerah yang bersifat khusus, Taurat diberikan kepada umat yang ditebus-Nya.
Melalui Taurat, keluarga-keluarga Israel mengenal dan mengasihi TUHAN, yaitu Allah Yahweh, berelasi, dan berkomitmen kepada-Nya.
Melalui perintah ini, hendaknya semua keluarga kita hari ini memahami bahwa berelasi dan mengasihi TUHAN, Allah Yahweh bukanlah sebuah perintah biasa dan umum.
Di dalam perintah ini, ada anugerah istimewa dan sangat berharga yaitu relasi kasih yang bersifat eksklusif antara umat dengan TUHAN.
Inilah yang harus diajarkan oleh orang tua kepada anak-anak, di dalam rumah: anak-anak memahami, mau, dan mampu mengenal Tuhan dan hidup dalam relasi dengan-Nya.
Pokok Doa
Mintalah Tuhan anugerah bagi orang tua dalam mendidik anak-anak untuk memahami
pentingnya relasi dan komitmen kasih dengan Tuhan. Amin! (*)
Komunitas Suluh Injil Sekretariat : Jl. Seruni No. 8 Naikoten, Kota Kupang
Telp : +62 8113828074, +62 85239108328.
Email : bethseba0906@gmail.com.