Peringatan Dini Cuaca Sumbar Malam Ini, Padang hingga Pesisir Selatan Diguyur Hujan Lebat
Muhammad Afdal Afrianto July 05, 2026 09:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Masyarakat Sumatera Barat diimbau meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas pada Minggu (5/7/2026) malam. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca yang menyebutkan sejumlah wilayah di Sumbar masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.

Berdasarkan pembaruan peringatan dini BMKG Sumatera Barat yang dirilis pada pukul 18.45 WIB, potensi hujan tersebut diperkirakan mulai terjadi pada pukul 18.55 WIB.

Wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang meliputi Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Lima Puluh Kota, serta Kota Padang.

Baca juga: Kebakaran Kamar Kos di Surau Gadang Padang Hanguskan Satu Ruangan, Kerugian Capai Rp70 Juta

Di Kabupaten Pesisir Selatan, cuaca buruk diperkirakan terjadi di Kecamatan Bayang dan Koto XI Tarusan.

Kemudian di Kabupaten Tanah Datar meliputi Kecamatan X Koto.

Sementara di Kabupaten Padang Pariaman, wilayah yang berpotensi terdampak yakni Lubuk Alung, Batang Anai, 2 X 11 Enam Lingkuang, VII Koto Sungai Sarik, Padang Sago, 2 X 11 Kayu Tanam, Patamuan, dan Enam Lingkung.

Di Kabupaten Lima Puluh Kota, hujan berpotensi mengguyur Kecamatan Guguak, Kapur IX, Bukik Barisan, dan Akabiluru.

Sedangkan di Kota Padang, masyarakat yang berada di Kecamatan Padang Selatan, Padang Timur, Padang Barat, Bungus Teluk Kabung, Lubuk Begalung, Lubuk Kilangan, Pauh, dan Kuranji diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang.

BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca tersebut berpotensi meluas ke sejumlah wilayah lain di Sumatera Barat.

Di Kabupaten Pesisir Selatan, hujan diperkirakan meluas ke Kecamatan Pancung Soal, Ranah Pesisir, Lengayang, Batang Kapas, IV Jurai, Sutera, Linggo Sari Baganti, Lunang, Basa Ampek Balai Tapan, IV Nagari Bayang Utara, Airpura, Ranah Ampek Hulu Tapan, dan Silaut.

Potensi hujan juga dapat meluas ke Kabupaten Solok meliputi Gunung Talang, X Koto Singkarak, Junjung Sirih, dan Danau Kembar.

Selanjutnya di Kabupaten Sijunjung diperkirakan terjadi di Kecamatan Kamang Baru.

Untuk Kabupaten Tanah Datar, wilayah yang berpotensi terdampak meluas yakni Batipuh, Lima Kaum, Sungayang, Sungai Tarab, Pariangan, Salimpauang, Tanjuang Baru, dan Batipuah Selatan.

Baca juga: Koperasi Merah Putih Dibangun Dekat Sungai Ngarai Sianok, Dandim: Sudah Direkomendasikan Wali Nagari

Di Kabupaten Padang Pariaman, potensi hujan meluas ke Nan Sabaris, V Koto Kampung Dalam, Sungai Garingging, Sungai Limau, Ulakan Tapakih, Sintuak Toboh Gadang, Batang Gasan, dan V Koto Timur.

Sementara itu, Kabupaten Agam diperkirakan mengalami kondisi serupa di Kecamatan Matur, IV Koto, Banuhampu, Ampek Angkek, Baso, Tilatang Kamang, Palupuh, Pelembayan, Sungai Pua, Candung, Kamang Magek, dan Malalak.

Di Kabupaten Lima Puluh Kota, wilayah yang diperkirakan terdampak meluas meliputi Suliki, Payakumbuh, Pangkalan Koto Baru, Gunuang Omeh, dan Mungka.

Potensi hujan juga meluas ke Kabupaten Pasaman, tepatnya di Kecamatan Bonjol, Lubuk Sikaping, Panti, Mapat Tunggul, dan Mapat Tunggul Selatan.

Kemudian di Kabupaten Dharmasraya meliputi Pulau Punjung dan Sembilan Koto.

Untuk Kabupaten Solok Selatan, wilayah yang berpotensi terdampak yakni Sangir Batang Hari.

Sementara di Kabupaten Pasaman Barat, hujan diperkirakan meluas ke Kecamatan Sungai Beremas, Lembah Melintang, Ranah Batahan, Koto Balingka, Sungai Aur, dan Sasak Ranah Pesisir.

BMKG juga memperkirakan hujan dapat meluas ke sejumlah wilayah perkotaan, di antaranya Kecamatan Padang Utara, Nanggalo, dan Koto Tangah di Kota Padang.

Selain itu, Kota Padang Panjang yang meliputi Padang Panjang Timur dan Padang Panjang Barat juga masuk dalam wilayah yang berpotensi terdampak.

Potensi hujan disertai petir dan angin kencang juga diperkirakan terjadi di seluruh kecamatan di Kota Bukittinggi, yakni Guguak Panjang, Mandiangin Koto Selayan, dan Aur Birugo Tigo Baleh.

Begitu pula di Kota Pariaman yang meliputi Pariaman Tengah, Pariaman Utara, Pariaman Selatan, dan Pariaman Timur.

BMKG memperkirakan kondisi cuaca tersebut masih akan berlangsung hingga pukul 20.55 WIB.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi dampak cuaca ekstrem, seperti genangan air, banjir di daerah rawan, pohon tumbang akibat angin kencang, jalan licin, serta berkurangnya jarak pandang yang dapat mengganggu aktivitas maupun perjalanan pada malam hari.

BMKG juga meminta masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru dan mengikuti peringatan dini yang dikeluarkan agar dapat mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi selama kondisi cuaca ekstrem masih berlangsung.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.