‘Viagra Membantu!’ - Jordan Henderson Bercanda Soal Laporan Aneh Terkait Persiapan Inggris Hadapi Meksiko di Ketinggian pada Babak 16 Besar Piala Dunia
Dewi Rahayu July 05, 2026 09:34 PM

Jordan Henderson menanggapi dengan tawa rumor aneh yang menyebutkan bahwa tim nasional Inggris menggunakan Viagra untuk menghadapi tantangan ketinggian jelang laga babak 16 besar Piala Dunia melawan Meksiko. Meskipun gelandang tersebut berkelakar mengenai laporan itu, baik dirinya maupun Thomas Tuchel mengakui bahwa kondisi di Kota Meksiko memang menjadi tantangan nyata.


Inggris menepis rumor aneh soal ketinggian


Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, dan gelandang Jordan Henderson sama-sama membantah spekulasi daring yang menyebutkan bahwa skuad mereka mungkin menggunakan Viagra untuk membantu mengatasi efek ketinggian di Kota Meksiko. Obat tersebut memang tidak dilarang oleh Badan Anti-Doping Dunia (WADA), sehingga memicu laporan bahwa hal itu bisa saja dipertimbangkan sebagai bantuan medis. Terlepas dari candaan yang muncul, tim Inggris telah mulai beradaptasi dengan kondisi di ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut menjelang pertemuan babak 16 besar Piala Dunia dengan Meksiko.


Tuchel dan Henderson menanggapi spekulasi


Tuchel dengan cepat menepis anggapan tersebut sebelum Henderson mengubah situasi menjadi bahan lelucon. Gelandang senior itu berseloroh, “Viagra membantu,” sebelum segera menegaskan bahwa ia hanya bercanda. Tuchel sendiri pertama kali ditanya mengenai laporan itu dalam konferensi pers pra-pertandingan dan menanggapinya dengan senyum santai.


“Informasi yang mendukung hal itu tidak pernah sampai kepada saya, jadi itu tidak benar,” kata Tuchel kepada para jurnalis.


Henderson kemudian melanjutkan candaan tersebut sebelum memastikan bahwa ia tidak serius. “Yah, Viagra membantu, menurutku... Aku bercanda! Itu hanya lelucon,” ujarnya sambil tertawa.


Berbicara lebih serius mengenai kondisi di lapangan, Henderson mengakui bahwa efek ketinggian memang terasa sejak skuad tiba di Meksiko. Ia menjelaskan, “Kamu bisa merasakannya sedikit, ada sesuatu yang terasa berbeda. Aku merasakannya sedikit, bahkan ketika baru mendarat dan tiba di hotel, saat berjalan-jalan saja sudah terasa. Lalu hari ini, saat latihan, bagiku pribadi mungkin terasa selama 10-15 menit pertama, tapi setelah latihan berjalan aku berhenti memikirkannya dan fokus kembali ke latihan.”


Inggris menolak mencari alasan


Tuchel juga mengakui dampak ketinggian tersebut, mengungkapkan bahwa dirinya mengalami “sedikit sakit kepala” dan kesulitan tidur sejak tiba di sana, sementara para pemain langsung menyadari udara yang lebih tipis selama sesi latihan. Henderson menegaskan bahwa Inggris tidak akan menggunakan kondisi tersebut sebagai alasan.


“Kami datang ke sini untuk melakukan pekerjaan kami, yaitu menjadi versi terbaik dari diri kami sendiri, bersatu, berkompetisi, memberikan segalanya untuk satu sama lain dan untuk bangsa di rumah, membuat mereka bangga, dan mencoba memenangkan pertandingan,” jelas Henderson.


“Segala hal yang tidak bisa kami kendalikan, seperti waktu kick-off, ketinggian, atau hal-hal di hotel, berada di luar kendali kami, jadi kami hanya perlu mencari solusi — yang mana kami cukup ahli dalam hal itu. Jadi bagi kami, fokus penuh pada tugas di depan, tanpa alasan.”


Ujian besar menanti di Kota Meksiko


Inggris kini mengalihkan seluruh fokus mereka ke laga babak 16 besar Piala Dunia melawan Meksiko di Stadion Azteca. Stadion ikonik tersebut menambah makna besar bagi pertandingan ini, sementara tuan rumah Meksiko datang dengan catatan sempurna sepanjang turnamen.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.